Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Kamuflase Sang Kupu-Kupu
3
Suka
18,097
Dibaca

Di masa muda, aku pernah jatuh cinta dengan seorang gadis. Dia adalah gadis tercantik pernah kujumpa dalam hidupku. Parasnya sangat ideal dan sempurna untuk gadis di zaman itu. Rambut panjang yang bergelombang selalu dijepit dengan sebuah jepitan kupu-kupu, sorot matanya yang lembut, dan lekuk tubuhnya seperti jam pasir. Jepitan rambutnya bagaikan salah satu identitasnya. Sangat cocok untuk gambaran betapa cantiknya sang gadis.

Namun kecantikannya tidak hanya berupa parasnya, tetapi kepribadiannya yang manis dan santun. Dia juga memiliki suara lembut yang membuat orang-orang berpikir betapa rapuhnya dia. Siapapun yang berada di dekatnya akan betah dan merasa nyaman.

Semua bujangan merebutkan dia sebagai kekasihnya. Dia seperti kupu-kupu paling cantik dan langka, tetapi sangat sulit diraih. Sangat jarang yang berhasil menarik hati gadis tersebut. Namun bagi mereka yang mendapatkan kesempatan untuk menjadi kekasihnya, mereka adalah pria paling beruntung di dunia ini.

Sialnya, salah satu temanku berhasil menjadi kekasihnya. Bayangkan betapa irinya bujangan—termasuk aku—padanya!

Telingaku selalu panas tiap mendengarkan celotehan temanku tentang gadis idamanku, sekarang menjadi kekasihnya. Namun lama-kelamaan, kejanggalan pun mulai terjadi saat penampilan temanku perlahan mulai berubah seperti orang sakit berat. Semangatnya yang menggebu pun ikut surut seiring sari hidupnya seperti diraup oleh sesuatu tak terlihat.

Akhirnya, kondisi temanku mencapai puncak di mana dia terlihat seperti orang menunggu ajalnya. Perubahan drastis dalam hitungan bulan itu membuat semua temannya—termasuk aku—bingung apa yang terjadi. Saat kami menanyakan kekasihnya, dia hanya menjawab temanku punya penyakit berat dari lama. Padahal kami tahu temanku itu pria sangat sehat dan bugar.

Sebelum teman kami dijemput ajalnya, dia sempat mengucapkan sesuatu padaku. Ucapan itu bagaikan peringatan yang mengerikan pernah kudengar;

”Jangan pernah lengah pada kekasihku ... dia mengerikan ... rupanya hanya kamuflase ... seperti kupu-kupu.”

Aku tidak paham apa maksud dari ucapan temanku. Berpikir mungkin otak temanku mulai tidak beres karena kondisi tubuhnya sangat ringkih itu. Apalagi penyakitnya pasti membuatnya menjadi stress. Namun semua itu terungkap saat kematiannya tiba.

Sebagai teman lamanya, aku menghadiri acara pemakamannya. Di sana, aku bertemu sang gadis. Dia terlihat sedih dan ini menjadi kesempatanku untuk menghiburnya. Namun niat itu langsung kuurungkan saat tidak sengaja melihat sesuatu. Sesuatu yang dimaksud oleh temanku:

Seringai lebar yang terulas di bibir sang gadis seraya mengatakan, “Saatnya mencari makanan yang baru.”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Kamuflase Sang Kupu-Kupu
Anita Jun
Cerpen
Bronze
Imajiner Yang Nyata
Christian Shonda Benyamin
Novel
Keluarga Darayan, Misteri Rumah Gadai
Sisca Wiryawan
Novel
MOM!!
pucuk
Cerpen
The Black Circle
Daffa Amrullah
Novel
DARAH DENDAM
Trajourney
Flash
Aroma Pukul Tiga Pagi
Jasma Ryadi
Komik
Bronze
Perjalanan Dua Dunia
Maria Nur Karimah
Skrip Film
"Misteri Dibalik Indahnya Alam Yogyakarta" (Sinopsis cerita)
Zaki Dony Kezia Firmansyah
Flash
Gadis di Dalam Cermin
Irma Susanti Irsyadi
Flash
Bronze
The Hollow Rite
Okhie vellino erianto
Novel
Bronze
SINGGAH
Dwi Kurnia 🐻‍❄️
Novel
DAY OF THE DEAD
Safinatun naja
Cerpen
Bronze
Senandung Lukisan
Christian Shonda Benyamin
Flash
Panik Kecil
Seraphine Alana
Rekomendasi
Flash
Kamuflase Sang Kupu-Kupu
Anita Jun
Flash
Unconnected Twin
Anita Jun