Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Mati Lebih Baik
17
Suka
30,175
Dibaca

Gamang. Begitulah perasaan Danang sepulangnya dari medan perang. Lebih baik ia tak pulang; sekalian tewas dihajar FAMAS, senapan yang ia rampas dari jasad prajurit sekarat.

Kampung halaman Danang telah rata dengan tanah. Tanda-tanda kehidupan sama sekali tak terasa. Tinggal ia seorang diri dengan mayat-mayat bersimbah darah. Prajurit itu pasrah.

Sekilas ia berharap tank dan pesawat tempur kembali menggempur. Sepertinya menyenangkan jika dirinya hancur bersama semua yang telah tertidur.

Danang tak ingat berapa lama ia berdiri dengan pandangan berkunang-kunang. Ia gemetar, dengan harap besar akan datangnya peluru meriam yang menggelegar. Bisa ia bayangkan bagaimana tubuhnya akan secara otomatis menyongsong hulu ledak itu. Biarlah hancur buyar tubuhnya terbakar.

Tak ada faedah hidup begini. Batin Danang meratap kepada logikanya yang nyaris mati. Air mata terus membasahi wajah menyedihkan itu.

Tiba-tiba, bagai ditusuk jarum, telinga Danang menangkap suara yang amat dikenalnya selama beberapa minggu terakhir; bunyi senapan serbu yang baru saja diisi peluru. Tak sampai dua detik, kebisingan tak terperi memenuhi seisi lokasi yang semula hening. Nyaris bersamaan dengan gelegar tiada henti, Danang merasakan panas luar biasa menghujam seluruh tubuhnya bahkan hingga ke dalam tulang. Prajurit itu berteriak kencang, namun tak lama kemudian tersenyum senang.

Tubuh penuh lubang rebah terjengkang. Danang tak lagi gamang. Senyum masih melekat di wajah pucatnya. Lubang menganga di mana-mana. Sesaat, hanya sesaat, Danang merasakan kulitnya macam dicabut dari ujung kepala hingga kaki. Lalu, semuanya terasa ringan saja.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
One Last Cry
Hello Dino
Novel
Mbok Nar : Cidro, Klenik dan Akhir Cintanya
Akyan Kala
Skrip Film
andai
Hank Wijaya
Flash
Mati Lebih Baik
Fajar R
Novel
Bronze
Bagas Ayu... Puisi Jiwa untuk Cinta
Gie_aja
Flash
Bronze
Dunia Nyata
Erena Agapi
Novel
Ruas Rusuk
angsakeling
Komik
Bronze
This is Classic Love Story
Drawshocker
Flash
Bronze
Nenek Cantik, Nenek 14 Anak
Abdi Husairi Nasution
Flash
Bronze
Ibu, Maaf
Fataya
Cerpen
Until We Meet Again
Fanny F. C.
Novel
Kisah Kecil Sebuah Peralihan
Indradi Octodhiyanto
Skrip Film
Belajar Bersama ArRa
Dean Patria Budoyo
Flash
Pulang
A. R. Pratiwi
Cerpen
Bronze
ANAK GERBONG
Gie_aja
Rekomendasi
Flash
Mati Lebih Baik
Fajar R
Flash
Penjaga Gawang
Fajar R
Novel
The Playmaking Defender
Fajar R
Novel
Bronze
TERRAFORMERS
Fajar R
Flash
Anomali
Fajar R
Flash
Sarjana Pandemi
Fajar R
Flash
Pulang
Fajar R
Flash
Gelap
Fajar R
Flash
Ghostwing
Fajar R
Flash
Sembilan
Fajar R