Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
A Warm Hug
4
Suka
23,180
Dibaca

MINA mendesis kedinginan sementara ia merapatkan mantel panjangnya sambil memeluk diri. Di sampingnya, adiknya tampak baik-baik saja mendorong troli kopor sambil celingukan mencari jemputan, sama sekali tidak terganggu dengan hawa dingin yang menusuk tulang.

“Huh!” Mina membuang napas, menggosok-gosokkan telapak tangannya yang sedingin es lalu menempelkannya ke leher. “Kenapa Korea sedingin ini,” bisiknya bermonolog, tetapi masih bisa ditangkap indera pendengaran adiknya.

“Ini Desember, Kak. Wajar saja kalau dingin,” sahut adiknya melirik Mina sekilas. “Justru akan terasa aneh kalau panas.”

Mina tidak menyahuti ucapan bernada sarkas itu. Ia sibuk menghangatkan diri sambil terus berjalan. Kemudian ia menoleh ketika mendengar suara adiknya yang setengah bergumam. “Kak, sepertinya laki-laki itu menghampiri kita.”

Mina mengikuti arah pandang adiknya dan melihat pria bertubuh tinggi dan berpakaian sedikit tidak wajar di musim dingin begini, berjalan dengan langkah tegas menuju mereka—tepatnya ke arahnya.

Serentak langkah Mina terhenti dan adiknya lekas menyingkir ketika pria yang mereka bicarakan tiba di hadapan Mina yang bertampang shock sedikit bodoh.

“Mikail ....” Mina urung menyelesaikan ucapannya ketika pria berwajah manis tetapi tidak pernah bersikap manis—hanya jika sedang bersamanya—itu tiba-tiba saja menariknya ke dalam pelukan.

Tubuh gigil Mina serasa membeku. Matanya mengungkapkan ketidakpercayaan. Sementara otaknya menebak-nebak apa kiranya yang dimakan pria ini tadi pagi sehingga bisa bersikap manis seperti ini kepadanya.

“Tahu dari mana aku pulang hari ini?” Tiba-tiba Mina mendapati dirinya bertanya. Tangannya tanpa sadar sudah terangkat melingkari pinggang Mikail, membuat tubuhnya menghangat bersama perasaannya.

Mikail mengurai pelukan mereka dan menatap mata Mina sebentar. Alih-alih menjawab, ia justru mengacak-acak rambut gadis itu sambil berkata, “Kau sudah besar sekarang.”

Ringan saja, tetapi mampu membuat jantung Mina berdebar kencang. Ia merapikan rambutnya dengan gerakan kaku yang membuat adiknya gregetan dan gagal menahan diri untuk tidak berdeham.

Dua orang dewasa itu serentak menoleh ke arah gadis muda yang kini memasang senyum tak enak hati. Mina terkesiap pelan, seolah baru saja tersadar kalau adiknya masih di sana bersamanya.

“Oh, iya.” Dengan pipi memanas menahan malu, ia menarik adiknya ke sisinya. “Ini adikku. Sina.”

Hampir saja Sina memutar bola mata mendengar kegugupan dalam suara kakaknya. Kemana arwah pretty savage yang selama ini merasuki jiwa kakaknya?

“Senang bertemu denganmu.” Mikail mengulurkan tangannya. “Aku Mikail.”

Sina membalasnya dengan mengatakan hal yang sama, bahwa ia juga merasa senang bisa berkenalan dengan Mikail yang sepertinya memiliki perasaan khusus pada kakaknya. Kontan saja sikapnya itu menguatkan keinginan Mina untuk mematahkan batang tenggorokannya detik itu juga.

“Sini, berikan padaku.” Tiba-tiba saja Mikail mengambil alih troli kopor dari tangan Sina dan mendorongnya ke luar bandara.

Tanpa membuang waktu, Sina langsung memutar badannya menghadap Mina yang masih memandangi kepergian Mikail nyaris tanpa berkedip. “Kak,” panggilnya mengalihkan perhatian Mina kepadanya. “Kau berutang penjelasan padaku.”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Bronze
Takdir Tuhan yang Tersesat
Agum Bahenggar
Novel
Bronze
GOODBYE SINGAPORE
Embart nugroho
Skrip Film
Kamu Orang Seperti Apa Ketika Jatuh Cinta?
IndaahNs
Flash
A Warm Hug
Yooni SRi
Novel
Gold
Posesif
Noura Publishing
Novel
Miss primadona
winda nurdiana
Novel
Warna Cinta
Yalie Airy
Novel
Ngebet Kawin Kontrak
Eric Shandy Admadinata
Novel
Slice Of Life Masachika Suou 2
Muhyii
Komik
Star☆Smile
Little tree 🌱
Skrip Film
Sebuah Masa
Jeffry D. Kurniawan
Cerpen
Bronze
Rapunzel
Ahmad Muhaimin
Novel
Bronze
CINTA 18 HARI
Dezzi Echi
Novel
Bronze
Naik Ranjang
Soh
Novel
Sepotong Rasa Sepenggal Cerita
Isnani Q
Rekomendasi
Flash
A Warm Hug
Yooni SRi
Cerpen
Menanti Masa
Yooni SRi
Flash
Berakhir
Yooni SRi
Novel
The Chrysanthemum Promise
Yooni SRi
Flash
Under The Rain #2 (END)
Yooni SRi
Flash
Pria Asing
Yooni SRi
Cerpen
Drama Kecupan Manis
Yooni SRi
Flash
Under The Rain #1
Yooni SRi
Flash
Ms. Priority
Yooni SRi
Flash
Bukan Sebuah Luka
Yooni SRi
Cerpen
Abaikan Dengan Buku
Yooni SRi
Flash
Terkabulnya Doa
Yooni SRi
Cerpen
Mati Saja Seperti Ayahku
Yooni SRi
Flash
Ghina, Ayo Move On!
Yooni SRi
Cerpen
Sebelah
Yooni SRi