Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Dilema Berat Badan
4
Suka
25,881
Dibaca

Paha, betis, payudara, atau perut? Bagian mana dari tubuhku yang terlihat sangat besar? Kuperhatikan seluruh tubuhku di depan cermin, tapi aku tidak menemukan sisi menarikku. 

Lantas, kutanyakan pada kakakku yang baru masuk ke dalam kamar. Dia memiliki tinggi yang sama denganku, tapi ada sedikit perbedaan dengannya.

"Berapa berat badan lo, Kak?" cecarku, baru saja kakakku duduk di kasur.

"50 kg. Emang lo berapa?"

Untuk bobot segitu, dengan tinggi 150, tidak terlalu gemuk untuknya. 

"Berat gue 55 kg," jawabku. "Tapi menurut lo," kataku lagi sambil membandingkan tubuhku dengan kakakku. "Bagian badan gue yang besar yang mana, ya?"

Entahlah, aku sering melihat betisku yang besar. Sedikit ada perasaan minder, tapi lucu. Aku sudah berusaha olahraga, makan rendah karbo. Tapi, kenapa badanku tidak mau ciut?

"Emang kenapa lo tanyain itu?" tanya kakakku, setelah memperhatikanku beberapa saat. Kemudian, ia letakkan ponselnya di samping, berputar sedikit ke arahku. "Gue tanya, selama ini, mantan-mantan lo pernah ngeluh soal badan lo, nggak?"

Aku terdiam, lalu menggeleng. "Nggak."

"Selama ini, lo putus sama bukan karena masalah fisik lo, 'kan? Tapi karena masalah lain, 'kan? Jadi, kenapa lo harus masalahin soal badan lo yang gemuk atau nggaknya."

Ya juga sih kata kakakku itu. Tapi walaupun gitu, kadang, aku suka mengeluh juga soal berat badanku yang susah turun ini. 

"Tapi, Cuy," sambung kakakku, meraih ponselnya, memainkannya sambil berkata, "Gue bilang kayak gini, bukan berarti lo malah mundur dari prinsip lo. Lo tetap harus menjaga berat badan lo supaya nggak naik lagi, walaupun cowok yang suka sama lo nggak masalahin soal itu."

Aku nggak banyak bicara lagi, aku sih setuju aja.[]

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Sejak 1965
Seto Yuma
Flash
Dilema Berat Badan
Mata Panda
Flash
Nasi
Godok
Flash
Senjata Terakhir
Rizki Mubarok
Cerpen
Bronze
Kidung Rindu
Imajinasiku
Novel
BIJANA
Siraru
Novel
Pandemonium
Bramantio
Skrip Film
YOUR GUARDIAN
Reiga Sanskara
Flash
Lembu, Kucing, dan Bebek
Mochammad Eko Priambudi
Flash
Membunuh Tanpa Senjata
Sulistiyo Suparno
Flash
Dora dan emon
Mahmud
Novel
Ber-gelar?
Yuanita Faridatun Ni'mah
Skrip Film
Panggil Aku Karti
TRI SUSANTO
Skrip Film
CITRA
Hayatus Salmi
Flash
Bronze
Sampai Selamanya
B12
Rekomendasi
Flash
Dilema Berat Badan
Mata Panda
Flash
My Lovely Friend
Mata Panda
Flash
Keran
Mata Panda