Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Should We Dance, My Lady?
1
Suka
16,206
Dibaca

Northwest, 1865

Suara iringan instrumen musik daoat terdengar di seantero ruangan. Beberapa kusen jendela yang terbuat dari kayu mahal di ruang dansa terbuka lebar ㅡmembuat desiran angin masuk dan memenuhi ruangan dengan udara sejuk dan dingin berserta beberapa kepingan salju.

"Dimana dia..."

Ujar Eve sambil mendengus pelan, sejak tadi ia menunggu Edwards salah seorang temannya yang berjanji akan berdansa bersama saat pesta malam salju pertama. Manik milik Eve mencoba mencari temannya itu diantara insan-insan yang sibuk berdansa dengan partner mereka, tapi apa boleh buat temannya tak kunjung ditemukan diantara lantai dansa yang penuh dengan lautan manusia.

Sepatu kaca milik Eve mengetuk-ngetuk lantai kayu dengan pelan, lama-kelamaan Eve merasa bosan dan berniat untuk meninggalkan ruang dansa lalu pulang ke rumahnya.

Baru saja ia ingin mengambil langkah keluar seseorang menarik kecil lengan gaun bergaya victoriannya, Eve pun menoleh kebelakang melihat seorang pemuda tampan berbalut mantel hitam khas bangsawan yang sedang memegang anting yang Eve percaya bahwa itu miliknya.

"I believe this is yours."

Pemuda itu bersuara ㅡmemberi Eve anting miliknya yang tadi terjatuh ke lantai. Mendengar sebuah lontaran dari pemuda tersebut Eve tidak langsung menjawab. Alih-alih ia justru lebih memilih untuk berdiam diri di tempat, Eve terkejut pemuda di depannya ini ternyata adalah seorang pangeran dari kerajaan lain.

"Oh ya terima kasih, umm saya mungkin harus pergi sekarang."

Ucap Eve sebelum menundukan kepalanya sebagai tanda terima kasih. "Omong-omong dimana parternmu?" Tanya pangeran yang bernama Jeffrien itu.

"Ah, dia tidak datang sepertinya."

"Benarkah?"

"Ya, saya tidak bisa menemukannya dari tadi."

"Kalau begitu saya yang akan berdansa denganmu nona."

"H-hah?"

"Shall we dance, my lady?"

Bisik Jeffrien tepat di telinga kanan Eve sebelum berdansa dibawah lampu gantung berlapis emas yang indah.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Should We Dance, My Lady?
axzy
Flash
Bronze
Ketika Harapanmu Berbicara untukmu..
Shabrina Farha Nisa
Cerpen
Bronze
Untukmu, Muara Rinduku
Aizawa
Komik
Love in Soy Sauce Bottle
yanagi kaichu
Novel
Gold
Montmartre
Mizan Publishing
Novel
I Love You From Darkness to Light
Mesach Kartika
Komik
You are My Destiny
Yulyana
Flash
Bronze
Hujan dan Payung Satu-satunya
Risti Windri Pabendan
Novel
Gold
Moon Cake
Noura Publishing
Novel
Bronze
GUPTA
Melrasa
Novel
Gold
Dilan 1990
Mizan Publishing
Flash
Ulang Tahun di Kilometer 130
Neil E. Fratér
Cerpen
BOSS TO SCHOOL
Lala Nirmala
Novel
Gold
Aku Angin, Engkaulah Samudra
Mizan Publishing
Novel
All About Him
Chika
Rekomendasi
Flash
Should We Dance, My Lady?
axzy