Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Pria Asing
4
Suka
32,823
Dibaca

"KAU siapa?" Aku kebingungan menatapnya.

Pandanganku mulai menyisir ruangan, berusaha menemukan sosok bapak tua yang semalam melayaniku. Namun batang hidungnya yang mancung itu tak kutemukan. Bahkan punggungnya yang mulai bengkok pun tak terlihat sama sekali. Aku panik. Dan semakin panik ketika sadar rumah ini terlalu lengang. Kemana perginya rombongan pelayan yang semalam berlalu lalang seperti hewan liar di tengah hutan?

Pria jangkung di hadapanku masih diam seribu bahasa. Aku memberanikan diri menatap matanya yang dingin itu. "Kau siapa? Apa yang kau lakukan di sini? Dimana kakekku?"

"Kakekmu sudah berangkat ke Den Haag pagi tadi," ucapnya datar. "Dan sampai dua minggu ke depan, aku yang akan mengawal semua kegiatanmu."

Apa katanya? Mataku melotot garang. "Hei, kau pikir aku ini anak kecil, apa? Aku sudah sembilan belas tahun kalau kau mau tahu. Pergi saja kau sana! Aku tidak butuh pengawal jelek sepertimu!" makiku murka.

Aku yakin ucapanku tadi kasar sekali. Namun, coba tebak bagaimana ekspresi wajahnya saat menatapku. Ya, datar seperti papan skateboard. Ah, bahkan papan skateboard pun masih memiliki sisi bengkok di kedua ujungnya.

"Aku juga tidak tahu kenapa kakekmu memintaku untuk mengawalmu." Si jangkung memasukkan kedua tangannya ke saku celana. "Tadinya kupikir aku akan mengawal anak autis yang merepotkan. Tapi ternyata ..."

Aku menunggu kalimatnya yang menggantung.

"... dugaanku benar."

Dia bilang apa? Dugaannya benar? Jadi maksudnya aku ini anak autis, begitu? Kesal sekali rasanya. Aku membuka mulut hendak membalasnya dengan sumpah serapah yang—mungkin—menyakitkan, tetapi dia sudah duluan menyela dengan nada memerintah.

"Kau ada kuliah pukul dua." Dia melirik jam tangannya. "Masih ada waktu satu jam untuk bersiap-siap. Kutunggu di depan kamarmu," pungkasnya seraya berlalu.

Kurang ajar! makiku tanpa suara. Tunggu sampai kakekku kembali, kau akan kubuat jadi gelandangan ibu kota!

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Novel
BILLIE
rainydayyyyyy
Novel
Bronze
Bus Kota Warna Merah (Cerpen Pilihan Editor#1)
Imajinasiku
Novel
Behind The Mask
Retchaan
Skrip Film
Cuk (A Story of Virginity)
Astri Apriyani
Skrip Film
ARUNIKA HOSPICE
Ratna Arifian
Flash
Pria Asing
Yooni SRi
Cerpen
Bronze
Bayiku bukan Bayiku
Nuel Lubis
Novel
ROLLER COASTER
Faza Adilla
Novel
Definisi Bahagia Menurut Jufri
Kharizma ahmada
Skrip Film
Kobar
Riawani Elyta
Skrip Film
XX
Mostow
Flash
Matahari Bersinar
Grace Anindya
Flash
MOTOR HILANG DICURI OLEH POLISI?
Handi Yawan
Cerpen
Harmonika Penghubung (kenali dirimu dan aku)
muhamad fahmi fadillah
Novel
Kisah Hidup Hua Yin
Flower
Rekomendasi
Flash
Pria Asing
Yooni SRi
Cerpen
Menanti Masa
Yooni SRi
Flash
Terkabulnya Doa
Yooni SRi
Cerpen
Sebelah
Yooni SRi
Flash
Ms. Priority
Yooni SRi
Flash
Berakhir
Yooni SRi
Cerpen
Abaikan Dengan Buku
Yooni SRi
Flash
A Warm Hug
Yooni SRi
Flash
Ghina, Ayo Move On!
Yooni SRi
Flash
Under The Rain #2 (END)
Yooni SRi
Cerpen
Drama Kecupan Manis
Yooni SRi
Flash
Bukan Sebuah Luka
Yooni SRi
Flash
BISKUIT COKELAT Pengganti Utang
Yooni SRi
Flash
Under The Rain #1
Yooni SRi
Cerpen
Mati Saja Seperti Ayahku
Yooni SRi