Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Eksistensi
2
Suka
14,132
Dibaca

Tiap hari duduk di depan monitor yang menampilkan pekerjaan yang harus ku selesaikan. Tanganku selalu berada di depan keyboard dan mouse. Sesekali memalingkan wajahku ke lembaran kertas gambar struktur bangunan. Inilah yang kulakukan sehari – hari sebagai manusia yang normal.

Ternyata menjadi manusia itu merepotkan. Namun mau bagaimana lagi? Aku dikirim ke sini untuk merasakan hidup sebagai manusia. Menyamar sebagai pekerja kantoran untuk menyembunyikan identitasku dan berbaur dengan manusia. Menjadi manusia introvert adalah jalan yang kupilih karena menurutku paling aman.

Semakin aku mengenal manusia, maka semakin banyak aku melihat sisi gelap manusia. Ya, perkara yang terjadi di sini kebanyakan juga karena ulah manusia itu sendiri. Lucu sekali.

------

Malam yang telah lama kutunggu akhirnya tiba. Kini tiba saatnya hari penentuan. Dia datang menemuiku yang selalu menunggu di sini. Cahaya putih yang sangat terang dan menyilaukan mata tepat benderang di depanku.

“Akhirnya waktunya telah tiba. Kau telah lama menjalani hidupmu sebagai manusia. Apa yang kau pelajari di sini?”. Dia dengan wajahnya yang berhiaskan senyuman mencoba ramah terhadapku.

“Banyak sekali. Dan banyak sekali menurutku yang harus diubah di sini. Tapi sayang, aku tidak memiliki kekuatan untuk itu.”

Dia bertanya padaku, “Kekuatan apa yang kau perlukan?”

“Setelah bertahun – tahun hidup di sini, akhirnya aku menemukan sesuatu yang vital. Eksistensi. Tidak akan ada perkara bila eksistensi penyebabnya dihapuskan keberadaannya,” jawabku.

“Jadi kekuatan apa yang kau inginkan?”

“Kekuatan menghapus eksistensi,” jawabku.

Tiba - tiba cahaya terang mulai menyinariku. Pandanganku terbutakan oleh cahaya itu dan tiba – tiba menjadi gelap.

------

Pagi telah tiba, aku terbangun dari tidurku. Aku melihat buku catatan bersampul hitam, terletak di telapak tanganku. Tidak ada apapun yang tertulis di sampul buku itu. Ku buka buku tersebut. Tertulis banyak deretan nama di sana. Hm... sepertinya aku mengerti apa fungsi buku ini. Aku menutup buku di tanganku. Dia telah memberikanku tugas baru.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Eksistensi
Dark Specialist
Flash
Ingatan Pertama
Panca Lotus
Flash
SURAT CINTA MEMATIKAN
Destiara Kim
Novel
Gold
Fantasteen Scary VE
Mizan Publishing
Flash
Tengah Hari
Springkel9
Novel
Bronze
Teror Jam 12 Malam
Maghfira Izani
Cerpen
Menjelajahi Teror Di Rumah Sakit Angker
May Marisa
Novel
Gold
Fantasteen Detective Talita
Mizan Publishing
Skrip Film
MANEKIN
Dianikramer
Flash
TETANGGA BARU
ni ketut yuni suastini
Novel
SEGEL IBLIS
Miss Green Tea
Flash
Parade Kunang-kunang
Ragiel JP
Cerpen
Numpang Ke Kamar Mandi
Amelia Purnomo
Flash
Cerita Tentang Kedai Bakso
Mahaloha
Novel
Bronze
Memandang (dari) Jauh
Manda Vee
Rekomendasi
Flash
Eksistensi
Dark Specialist
Flash
Panen
Dark Specialist
Flash
Permainan
Dark Specialist
Flash
Giliran
Dark Specialist
Flash
Doa
Dark Specialist
Novel
Herrscher
Dark Specialist
Novel
Herrscher: universum conspiratio
Dark Specialist
Novel
Bronze
Herrscher: deus experimentum
Dark Specialist
Novel
Dagaz
Dark Specialist
Flash
Hadiah
Dark Specialist
Flash
Liburan
Dark Specialist
Flash
Waktu
Dark Specialist
Flash
Ramalan
Dark Specialist
Flash
Terrorist
Dark Specialist
Flash
Jatuh
Dark Specialist