Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Thriller
Disemayamkannya Pelacur Gila Itu
1
Suka
12,341
Dibaca

“Biar kau tahu perihnya dunia memperlakukanmu. Biar kau tahu mengapa aku bisa menjadi seperti ini.”

Brukk. Maryam jatuh terkalang tanah diteras rumah. Pukul sembilan malam. Suasana pedesaan langsung menampar kaki-kakinya yang telanjang. Dingin.

“Jangan pulang malam ini, Maryam. Atau adikmu sekalian kujual di lepau-lepau pelabuhan!”

Maryam mencoba berdiri lagi. Pukulan itu telak mengenai dahinya, pandangannya kabur sesaat. Samar ia melihat sekitar, tak ada satu orangpun yang keluar malam itu, padahal teriakan Ibu tirinya seperti merobek mulut malam.

Sepuluh menit sebelumnya. Saat makan malam berjalan dengan lancar, tiba-tiba Parjo si Anak kepala desa, memaksa masuk rumah. Dengan takut-takut akhirnya Maryam membiarkannya masuk. Bukan karena ia ingin, tapi karena ia lebih takut jika anak kades itu berbuat nekat, perangai bejatnya itu sudah dikenal seluruh desa. Maryam menyuruh Pitaloka untuk segera ke kamarnya.

“Mana Ibumu, Maryam?” Parjo berjalan kearah kamar Pitaloka.

Sepasang kekasih gila. Gumam Maryam.

“Dia belum pulang. Behenti disana Parjo!”

Peduli setan. Parjo tetap berjalan kearah kamar Pitaloka.

“Parjo! Kuperingatkan kau!” Maryam mulai mengancam.

Sedetik senyap.

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaaa!” Pitaloka menjerit dari dalam kamarnya.

Maryam semakin panik berlari. Ia selalu tahu isi otak bajingan seperti Parjo.

“Sialan.”

Pintu terkunci dari dalam.

“Parjo!!! Sialan kau Parjo. Parjo!!!” Maryam mulai menangis. Suaranya serak berteriak pada tubuh pintu.

Plakkk!

“Heh sialan. Apa yang terjadi.” Ibu tirinya menampar dan menjambak rambut Maryam dari belakang. Ia mengadahkan mukanya diantara kebingungan-kebingungan raut Maryam.

ck tikus!

***

Breaking News.

Pembunuhan terhadap anak seorang Kepala Desa dusun **** yang dilakukan seorang Janda sedang diselidiki lebih dalam...

Suara radio itu pelan menelisik telinga Maryam. Ia tidak peduli dengan lelaki diatas tubuhnya.

“Hahahahahahahahahahah.”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Thriller
Flash
Disemayamkannya Pelacur Gila Itu
Deny Pamungkas
Flash
Bronze
Koran Kriminal
Afri Meldam
Novel
Bronze
Bunga Darah di Malam Anyir
Wirdatun Nafi'ah
Flash
Rencana Pembunuhan
eko s
Novel
Perempuan Tanpa Nama
Daras Resviandira
Novel
Toys
Bisma Lucky Narendra
Novel
Bronze
Tumbal Pesan Berantai
Handi Yawan
Flash
CHEERS!
Januard Benedictus
Novel
Bronze
Life tag
Naila Rana Aqilah
Cerpen
Bronze
Gadis yang Melahirkan di Toilet
Husni Magz
Flash
Saturnight
Mae Takata
Cerpen
Laki-laki Hijau
Linggarjati Bratawati
Novel
Bronze
Coup d'etat
siucchi
Novel
The Living and The Dead
Ekkrisline
Novel
BROKEN BUTTERFLY; Beyond the Night That Differs Love and Lust
iswana suhendar
Rekomendasi
Flash
Disemayamkannya Pelacur Gila Itu
Deny Pamungkas
Novel
Misal Saja Dendam Itu Tak Berani Pulang, Kekasih
Deny Pamungkas
Flash
ANOMALI
Deny Pamungkas
Novel
Menggantung Sumarah di Langit Merah
Deny Pamungkas
Flash
Pelacur Itu Bernama Maryam
Deny Pamungkas