Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Yang Tak selesai
0
Suka
25,222
Dibaca

"Sepertinya aku sudah tidak tahan lagi." aku duduk di bangku dekat bianglala yang berputar. Penumpang di atas pasti sedang menikmati pemandangan laut biru, sama birunya dengan langit sore ini.

Lelaki di depanku hanya terdiam memandangiku. Ada genangan air mata pada sudut matanya. Ia menunduk ketika aku membalas tatapannya.

"Maaf." hanya satu kata itu yang selalu ia ucapkan setiap kali hal ini terjadi.

"Jika memang aku tak bisa melenyapkan mereka dari pandanganku, sebaiknya aku saja yang pergi." aku tertunduk. Sepatu putihku sedikit kecoklatan di beberapa sudut, terkena debu.

"Kenapa?" tanya itu seperti tak berhenti di sana. Tapi lelaki di depanku menelan kembali kalimat yang hendak keluar.

"Kau tahu jelas alasannya." aku menatapnya. Mataku sekarang memanas.

"Aku akan mencegah Fe agar tidak bergabung dengan kau dan Reihan lagi. Aku janji." kalimat itu seperti permohonan.

"Lalu apa kau bisa mencegah agar mereka tidak saling mencintai?" satu titik air mata telah meluncur di pipiku.

Salahku karena tidak pernah mengatakan perasaanku pada Reihan sejak awal. Persahabatan yang terjalin bertahun-tahun membuatku takut jika rasa cintaku padanya justru akan merusak hubungan kami. Hingga aku sadar telah membuat kekeliruan ketika Fe dan Hanan masuk di tengah persahabatan kami. Fe, ia menyukai Reihan, terlihat jelas di matanya. Juga Reihan, sahabat baikku sekaligus pria yang kucintai itu selalu memaksa untuk mengajak Fe disetiap kesempatan. Makan malam di rumahku, makan siang di dekat tempat kerjaku dan Reihan, pergi ke pantai, banyak lagi, juga pergi ke taman bermain hari ini.

Hanan, ia sahabat baik Fe. Ia terpaksa ikut bergabung kedalam lingkaran ini. Hubungannya dengan Fe sama dengan hubunganku dengan Reihan. Bedanya ia tak pernah mencintai Fe. Ia beruntung. Atau sebenarnya tidak.

Aku mendongak menatap bianglala yang masih setengah putaran. Buru-buru kuusap air mataku.

"Kami akan pulang lebih dulu." Hanan berkata tanpa persetujuanku.

Fe dan Reihan yang baru keluar dari area bianglala bertanya dengan ekspresi bingung.

"Yeri sedikit pusing. Ia kelelahan, mungkin karena lembur kemarin." Hanan membuat alasan asal. Aku diam saja.

"Oh oke. Hati-hati." ada kekhawatiran di mata Reihan. "Yeri, Segera hubungi aku setelah sampai rumah."

Aku segera berdiri. Kuraih tangan Hanan agar segera pergi dari sana.

Tangan hangat Hanan menggenggam tanganku. Mengalirkan kehangatan dari setiap gerakan. Aku tahu ia mencintaiku. Bohong jika kukatakan ia beruntung. Posisinya sama naasnya denganku

"Aku akan pergi. Itu keputusanku."

Genggaman tangan itu semakin kuat. Tak ada satupun kata yang terucap. Bibirnya terkatup rapat. Air mata yang sedari tadi ia tahan akhirnya meluncur di pipinya.

Malamnya ketika aku berkemas, satu pesan masuk. Dari Hanan.

"Kau boleh pergi. Tapi jangan pernah menghilang dariku. Aku selalu ada di setiap kau membutuhkanku."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
MENANTIMU DI STASIUN SOLO BALAPAN
DENI WIJAYA
Flash
Yang Tak selesai
Via S Kim
Cerpen
Collapse
Rama Sudeta A
Novel
Bronze
LOST IN SEOUL
fatimah
Flash
Di Tengah Ilalang
Roy Rolland
Flash
Sepotong Senja di Halte Lama
Penulis N
Flash
Janji ||
Nila Kresna
Novel
Gold
Islah Cinta
Falcon Publishing
Novel
Life for Love
Fatimatuzzahro
Novel
Bronze
Kita Kehilangan Cara Untuk Melupa
Ningrati Sumarto
Cerpen
Bronze
Run, I Love You
Jie Jian
Novel
ITS ABOUT US AT SCHOOL
ayu aulia
Cerpen
Keabadian yang Kau Inginkan
Faristama Aldrich
Cerpen
Bronze
MOVE
Brilijae(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧
Novel
Takdir Terindah
Monacino
Rekomendasi
Flash
Yang Tak selesai
Via S Kim
Flash
Kebetulan
Via S Kim
Novel
Bronze
Never Come Back
Via S Kim
Novel
Bronze
The Virtual World
Via S Kim
Novel
IF I..... (I'm sorry S2)
Via S Kim
Flash
Who is the real Monster?
Via S Kim
Flash
Telah Pergi
Via S Kim
Flash
In My New World
Via S Kim
Flash
Who Is?
Via S Kim
Flash
Kurenggut Hidupnya
Via S Kim
Flash
MAWAR DARAH
Via S Kim
Flash
Demon Hunter
Via S Kim
Flash
KOPIKU DINGIN
Via S Kim
Flash
Seharusnya Aku Tidak....
Via S Kim
Flash
The Newbie
Via S Kim