Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Kaktus Saguaro Tuan Oliver
28
Suka
29,241
Dibaca

“Langit yang cerah, eh?” Saat itu pagi hari, matahari bersinar kekuningan di langit Arizona. Sally sedang menunggu Jake dan Tuan Oliver membaca koran di teras rumahnya.

Sally menaungi matanya dengan telapak tangan sembari mendongak ke langit. Memang cerah, sebagaimana langit Arizona yang biasanya.

“Kalian akan berkencan?”

Sally tersenyum. “Tidak, kami akan mengerjakan tugas di rumah Elise.” Saat itu, pandangan Sally terarah ke sebatang kaktus saguaro yang berdiri tegak di sudut halaman rumah Tuan Oliver. Kaktus itu sudah ada di sana sejak Sally kecil. Bahkan, kabarnya sejak ibunya kecil.

“Mencengangkan bagaimana sebuah kaktus bisa hidup begitu lama, eh?” Tuan Oliver membalik korannya dan bersandar pada kursi.

Sally mengangguk-angguk. Matanya tak lepas dari kaktus saguaro di sudut halaman. Tumbuhan itu tampak setua Tuan Oliver. Lengan-lengannya yang kukuh dan dipenuhi duri menjulang ke langit. Tampak berbahaya, tetapi pada pucuknya terlihat beberapa bunga dan bakal buah. Saat kecil, Tuan Oliver sering memetikkan buah kaktus itu untuknya. Kaktus saguaro Tuan Oliver bisa menghasilkan banyak sekali buah yang sangat segar. Burung-burung pun kerap datang untuk menikmati buah kaktus yang merah dan manis.

“Hei, sudah lama di sini?”

Sebuah teguran membuat Sally berbalik. Jake berdiri menatapnya. Kedua sudut bibir pria itu tertarik ke atas, ada kesan pahit dalam senyumannya. Dia memakai setelan hitam dan memasukkan tangannya di saku celana.

"Kabar itu begitu tiba-tiba, kan? Aku bergegas pulang begitu mendengarnya," ujar Jake dengan nada getir. Dia lalu menoleh ke arah kaktus saguaro di sudut halaman rumah Tuan Oliver. “Ah, kaktus ini masih di sini," komentarnya. “Tuan Oliver pasti senang kaktusnya bisa bertahan sejauh ini.”

“Ya,” jawab Sally, menatap kursi kosong di teras. Tidak ada lagi Tuan Oliver, tetapi pertanyaan yang pria tua itu lontarkan dua belas tahun lalu kembali terngiang. Mencengangkan bagaimana sebuah kaktus bisa hidup begitu lama, eh?

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (8)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Bagaimana Kesepian Membuatmu Mati Perlahan
Daruz Armedian
Flash
Kaktus Saguaro Tuan Oliver
Mega Yohana
Novel
Tasna Srikandi Betawi
Siti Mulia Al-Mufarrid
Cerpen
Bronze
GADIS
Dingu
Cerpen
Cooking to Survive
Armando Gultom
Novel
The Journey of My Life | Dimension
Anisatul Wafiroh
Novel
Refaleo
Ndiejpank
Novel
A Letter
Shelly Habsari
Flash
Bukan Pujangga Bermulut Manis
pelantunkata
Flash
Bronze
Gagal Jadi Tentara
Sulistiyo Suparno
Flash
Rahasia
Binar Bestari
Flash
Bronze
Mengapa?
Rere Valencia
Flash
Bronze
Kalau Jalanan Bisa Menangis...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Bronze
Tergantung Sang Perancang Semesta
Rere Valencia
Cerpen
CERITA TRAUMA LILA
ibupertiwi
Rekomendasi
Flash
Kaktus Saguaro Tuan Oliver
Mega Yohana
Novel
MUDRA
Mega Yohana
Novel
MAHAPRALAYA
Mega Yohana