Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Sandwich
2
Suka
5,380
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

"Kak, hadiah buat ulang tahunnya sandwich yang terkenal itu ya? Temanku udah makan semua, aku aja yang belum.”

Kalimat itu masih tergiang di telinga puan bernama Hawa, itu permintaan sederhana dari adiknya yang hari ini berulang tahun. Dia hanya menginginkan sandwich, lebih tepatnya itu toast yang sedang terkenal dan ramai dibicarakan semenjak dipopulerkan oleh beberapa drama Korea. Hal yang menjadi beban dipunggungnya, dia tidak memiliki uang sama sekali padahal sebelumnya dia berjanji akan membelikan adiknya makanan terkenal itu. Dia hanya memegang uang untuk makan sore ini dan membeli novel diinginkan sejak minggu kemarin.

Semenjak ibunya terkena stroke dan ayahnya mulai sakit-sakitan, gadis itu resmi menjadi tulang punggung keluarga. Beruntung, dia mendapatkan beasiswa jadi tak terlalu memusingkan biaya kuliah. Hampir setiap selesai kuliah, dia mengajar di tempat les dan mengerjakan tugas atau skripsi kakak tingkatnya dengan imbalan uang. Uangnya tentu lari ke perut keluarga atau kucing yang seringkali mampir ke rumahnya, sisanya disimpan diantara obat harga ratusan ribu milik orang tuanya

Hawa menghela napas, kakinya berhenti tepat di depan toko makanan tempat itu dijual. Mata berwarna hitam pekat itu menatap dengan tatapan kosong dan hatinya mendadak diselimuti ragu. Hatinya bimbang memilih memberikan adiknya toast atau membeli novel incarannya. Bagi kutu buku seperti Hawa, novel tersebut merupakan barang berharga.

Usai memantapkan hati, sang puan melangkahkan kaki ke dalam toko dan menanyakan toast yang sedang ramai dipesan sembari menghitung harga dan mengecek kembali isi dompet. Usai pelayan itu memberikan pesanan, kedua kaki sang gadis itu melangkah keluar dengan senyuman. Tangan kirinya mengambil ponsel, mengirim pesan teks kepada adiknya.

Rian, kakak sudah belikan sandwich buat kamu.

Setelah mengirim pesan, Hawa membuka membuka aplikasi belanja daring, dan membatalkan pesanan buku yang harus dibayar hari ini.

“Semoga minggu depan masih ada yang jual,” ujarnya pelan, lalu melangkahkan kaki untuk pulang ke rumah. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Tidak ada komentar
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Sabda Sabda Cinta (Buku Pertama)
Khairul Azzam El Maliky
Flash
TUAN HAJI MURAD
DENI WIJAYA
Flash
Sandwich
Sofia A.
Cerpen
Bronze
Perempuan Pemuja Hujan
Rosidawati
Novel
Gold
PBC Nyanyian Anak Garuda
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Lintang Kelana
Khairul Azzam El Maliky
Flash
Ketiban rezeki
Mahmud
Flash
SEBARIS PESAN UNTUK KEKASIH
Arai Merah
Novel
Aku Dan Perbedaan
Widhi ibrahim
Novel
Lagu Untuk Davina
kieva aulian
Flash
Api dalam Hujan
Elysiaaan
Novel
Cinta Kedua
Ninna Rosmina
Novel
Bronze
Jodoh Pilihan Allah ~Novel~
Herman Sim
Novel
Tempurung Kaca
Panca Lotus
Novel
Gold
KKPK Zula`s story
Mizan Publishing
Rekomendasi
Flash
Sandwich
Sofia A.
Skrip Film
Kau Ada Dimana?
Sofia A.