Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Jalan Buntu
4
Suka
34,511
Dibaca

Kata orang, mencari pekerjaan di Jakarta itu semakin sulit setelah pandemi. Bahkan, banyak perantau terpaksa kembali ke kampung halaman karena tempat mereka bekerja harus mengurangi karyawan. Ada juga yang sampai gulung tikar.

Namun, itu tak membuat niatku untuk untuk merantau ke Jakarta surut. Karena dengan berada di perantauan, aku tak perlu lagi mendengar ocehan tetangga yang setiap hari semakin menyakitkan. Sering ocehan mereka membuat kepalaku sakit dan merasa lebih baik mati. Menutup telinga pun tak ada hasilnya. Selalu saja mereka memiliki celah untuk membisikkan kata-kata sindiran.

“Ih, udah sarjana kok masih di rumah aja?”

“Udah sarjana kok masih nganggur?”

“Sarjana masih nganggur? Apa uang kuliahnya nggak sayang? Kalau dikumpul kan bisa buat modal usaha?”

Masih banyak lagi kalimat-kalimat yang mereka ucapkan, hingga keputusanku untuk merantau di tengah pandemi yang belum reda seutuhnya semakin bulat.

Setelah mengumpulkan sedikit modal, akhirnya aku sampai di ibu kota. Seperti yang dikatakan orang-orang, mencari pekerjaan itu susah. Tiga bulan di ibu kota, aku hanya mendapat beberapa panggilan intervieu online dari puluhan lamaran yang kukirim. Dan, hasilnya selalu mengecewakan.

Modal semakin menipis. Untuk makan saja harus dihemat. Di bulan keempat, tanpa adanya pemasukan, aku hanya bisa makan sekali sehari. Selebihnya, meringkuk di sudut kos-kosan. Aku menunggu siapa yang datang lebih dulu. Keberuntungan atau ajal. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Komik
Bronze
Sandi Nusantara
Mr. Q
Skrip Film
Merayan Dibalik Jemari
Diah Pitaloka
Flash
Jalan Buntu
Sahrial Pratama
Cerpen
Bronze
A Dream That Never Came True
Husnu zinni
Novel
Waktunya untuk serius
Uswatun Hasanah
Komik
ingat123
ingat123
Flash
Kesetiaan Seorang Kakek
M Fadly Hasibuan
Flash
Bronze
ARUMI
Faisal Susandi
Flash
Ketupat Sayur Sudah Basi
Lisnawati
Cerpen
Ngidam Yang Berakhir Luka
Amelia Purnomo
Novel
A Straight Rain: A Story about Their Gathering in Tokyo
Anis Maryani
Novel
Lanun
Jatnika Wibiksana
Flash
Bronze
Tengah Malam Terakhir (Membicarakan Adam Series Part 19)
Silvarani
Cerpen
Bronze
Lara Di Bangku Kelas 6
Nabilla Shafira
Cerpen
Bronze
Pelukan di Ujung Senja
Mochammad Ikhsan Maulana
Rekomendasi
Flash
Jalan Buntu
Sahrial Pratama
Novel
Kesempatan Kedua untuk Mengenalmu
Sahrial Pratama