Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Para Gadis
3
Suka
30,984
Dibaca

Tiga orang gadis duduk di bawah sebuah pohon besar. Bercengkerama sambil sesekali memakan es krim mereka. Membicarakan banyak hal menyenangkan yang biasa dibicarakan sesama gadis.

Hal itu akan terjadi jika mereka bertiga. Namun, ketika salah seorang pergi, maka dua sisanya menggunjingkan satu orang itu. Aku sudah hapal betul tipe persahabatan mereka.

Esoknya, tiga orang gadis yang berbeda duduk di bawah pohon yang sama. Mereka tidak saling bercengkerama, hanya sibuk dengan ponsel masing-masing. Ada yang menonton, main game, atau mungkin chatting-an.

Menjelang sore, mereka akan kembali ke rumah. Masing-masing dari mereka melambaikan tangan, juga mengatakan, "Sampai bertemu lagi!"

Aku heran. Untuk apa mereka bertemu jika hanya memainkan ponsel? Mereka bahkan tidak saling berbicara.

Dua hari setelahnya, tiga orang gadis berbeda duduk di bawah pohon besar itu. Bercengkerama sambil berbagi makanan di satu wadah. Tak lama salah seorang dari mereka mengusulkan permainan. Truth or dare, tapi peraturannya harus memilih dare.

Mereka saling memberi tantangan. Di antaranya adalah menari-nari, menyanyi, memakan sambal, berteriak, dan lain sebagainya. Mereka terlihat bersenang-senang sampai lupa waktu. Hari menjelang sore, mereka belum juga pulang.

Salah seorang gadis pergi toilet. Saat inilah yang kutunggu. Apa yang akan dua gadis sisanya bicarakan ketika temannya tak ada di sana?

"Menurutmu perasaannya sudah membaik?" tanya gadis pertama.

"Mungkin iya, mungkin tidak, sih. Walaupun tadi tersenyum bersama kita, tapi aku yakin perceraian orang tuanya membawa dampak emosional padanya," jawab gadis kedua.

"Semoga ia tidak menangis lagi."

Hatiku tersentuh. Kupikir mereka akan sama seperti tipe persahabatan yang lalu. Aku mulai berandai. Jika saja aku seorang manusia, akankah aku memiliki sahabat seperti mereka?

Sayangnya aku hanyalah sebuah batu yang hari-harinya menyaksikan banyak kisah manusia.

***

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Para Gadis
Rena Miya
Novel
The Virgin Boy
Moh. Fatur Rizki
Novel
DI BAWAH LANGIT YANG TERLUKA Beneath The Wounded Sky
Hans Wysiwyg
Flash
Bronze
Penumpang Tak Terduga
Yitro
Flash
Bronze
Lelaki Penghias Pohon Natal Rumahan
Silvarani
Cerpen
Bronze
Taksi & Malam di Jakarta
Habel Rajavani
Flash
Bronze
Riana -Selamat Jalan- eps 3 end
Anisah Ani06
Flash
BAHASA
SURIYANA
Flash
MANDUL
Embart nugroho
Flash
Bronze
Mengasuh Anak Maduku
Mira Herani
Flash
Bronze
Ekspektasi
Ron Nee Soo
Novel
Bronze
Tangguh Perkasa
Rival Ardiles
Novel
Darah Tak Lagi Merah
Awit Radiani
Novel
The Moment Of Pain
Adlet Almazov
Flash
Pulih. . .
AlifatulM
Rekomendasi
Flash
Para Gadis
Rena Miya
Flash
Nada
Rena Miya
Flash
Ponsel
Rena Miya
Flash
Dingin
Rena Miya
Flash
Monster
Rena Miya
Flash
BULAN
Rena Miya
Flash
Permen
Rena Miya
Flash
Punya Lala
Rena Miya
Flash
Goat
Rena Miya
Flash
DAISY
Rena Miya
Flash
Bronze
Pacaran
Rena Miya
Flash
Tali(a)
Rena Miya