Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Para Gadis
3
Suka
32,148
Dibaca

Tiga orang gadis duduk di bawah sebuah pohon besar. Bercengkerama sambil sesekali memakan es krim mereka. Membicarakan banyak hal menyenangkan yang biasa dibicarakan sesama gadis.

Hal itu akan terjadi jika mereka bertiga. Namun, ketika salah seorang pergi, maka dua sisanya menggunjingkan satu orang itu. Aku sudah hapal betul tipe persahabatan mereka.

Esoknya, tiga orang gadis yang berbeda duduk di bawah pohon yang sama. Mereka tidak saling bercengkerama, hanya sibuk dengan ponsel masing-masing. Ada yang menonton, main game, atau mungkin chatting-an.

Menjelang sore, mereka akan kembali ke rumah. Masing-masing dari mereka melambaikan tangan, juga mengatakan, "Sampai bertemu lagi!"

Aku heran. Untuk apa mereka bertemu jika hanya memainkan ponsel? Mereka bahkan tidak saling berbicara.

Dua hari setelahnya, tiga orang gadis berbeda duduk di bawah pohon besar itu. Bercengkerama sambil berbagi makanan di satu wadah. Tak lama salah seorang dari mereka mengusulkan permainan. Truth or dare, tapi peraturannya harus memilih dare.

Mereka saling memberi tantangan. Di antaranya adalah menari-nari, menyanyi, memakan sambal, berteriak, dan lain sebagainya. Mereka terlihat bersenang-senang sampai lupa waktu. Hari menjelang sore, mereka belum juga pulang.

Salah seorang gadis pergi toilet. Saat inilah yang kutunggu. Apa yang akan dua gadis sisanya bicarakan ketika temannya tak ada di sana?

"Menurutmu perasaannya sudah membaik?" tanya gadis pertama.

"Mungkin iya, mungkin tidak, sih. Walaupun tadi tersenyum bersama kita, tapi aku yakin perceraian orang tuanya membawa dampak emosional padanya," jawab gadis kedua.

"Semoga ia tidak menangis lagi."

Hatiku tersentuh. Kupikir mereka akan sama seperti tipe persahabatan yang lalu. Aku mulai berandai. Jika saja aku seorang manusia, akankah aku memiliki sahabat seperti mereka?

Sayangnya aku hanyalah sebuah batu yang hari-harinya menyaksikan banyak kisah manusia.

***

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
The Last Destination
Firsty Elsa
Flash
Para Gadis
Rena Miya
Flash
Belanja
Kiara Hanifa Anindya
Novel
Gadis Menangis Mewariskan Luka
Rifin Raditya
Novel
Rumah Kedua Sari
Muhammad Sapril
Flash
Baju Pantas
Deden Darmawan
Flash
Kakek Uranus : Lelaki Tua VS Kucing Gila
Alwinn
Novel
PENGHARAPAN
Estiana
Novel
IDIOM
M Rizal Fahreji
Novel
Dopamine Itu Semu
Lailiadevi
Novel
Bronze
Jangan Ambil Surgaku
Ari Keling
Novel
Lanun
Jatnika Wibiksana
Novel
Bronze
FREEZE HEART
rekhasandy
Novel
Gold
KKPK GG Forever
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Reuni Bumi
Farida Zulkaidah Pane
Rekomendasi
Flash
Para Gadis
Rena Miya
Flash
BULAN
Rena Miya
Flash
Monster
Rena Miya
Flash
DAISY
Rena Miya
Flash
Punya Lala
Rena Miya
Flash
Dingin
Rena Miya
Flash
Tali(a)
Rena Miya
Flash
Bronze
Pacaran
Rena Miya
Flash
Nada
Rena Miya
Flash
Permen
Rena Miya
Flash
Ponsel
Rena Miya
Flash
Goat
Rena Miya