Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Rintik
8
Suka
31,722
Dibaca

"Lalu apa yang akan terjadi jika aku tidak bisa membasahi apa-apa, Ibu?" Rintik bertanya pada ibunya.

Ibunya terkekeh, "Rintik, kamu tentu akan membasahi sesuatu. Kamu adalah air. Apakah yang kamu basahi nanti adalah sesuatu yang berguna, itu masalah yang lain."

Rintik menunduk, air mukanya lesu. Ia khawatir dirinya akan menjadi satu-satunya tetes hujan yang membasahi sesuatu yang tidak berguna.

Ibunya melihat Rintik dan berkata, "Cobalah jatuh di tanah, atau daun-daun, atau di tempat di mana hewan membutuhkan air untuk minum."

Rintik mengangkat kepalanya, "Tanah, daun, dan hewan... Bagaimana dengan manusia?"

Ibunya mengangkat bahu, "Tidak usah khawatirkan manusia."

Sebelum Rintik sempat bertanya tentang maksud dari perkataan ibunya, terdengar suara Petir yang menggelegar.

"Jatuh dan kembalilah! Basahi bumi ini!"

Satu persatu tetes air hujan turun ke bumi. Rintik merasa ragu-ragu, ia memejamkan mata dan terjun bersama ribuan tetes hujan lain.

Perjalanan dari langit menuju permukaan bumi terasa sangat panjang. Rintik mengamati hamparan bumi, berusaha memutuskan tempat mendarat yang terbaik.

"Kata Ibu, jangan khawatirkan manusia. Tapi bukankah manusia juga membutuhkan air untuk bertahan hidup?" Rintik menimbang. "Aku akan menolong manusia!" gumamnya pada diri sendiri.

Rintik memicingkan matanya, tubuhnya dibuat sedatar mungkin, ia menukik ke arah seorang manusia yang sedang berjalan.

Pluk!

Rintik menahan napas, menantikan ucapan terimakasih dari manusia yang ia tolong.

"Argh! Hujan sialan!" Manusia mengacak rambut dan melangkah dengan gusar.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
NECKLACE
Nabila Meilani Fahmi
Novel
Admire
A.Ariny Syahidah
Flash
Rintik
Desinta Laras
Novel
Rumah Kaca
Amiralie
Novel
Bronze
TTM
Arslan Cealach
Flash
Bronze
Seseorang yang putus asa
AlifatulM
Cerpen
Bronze
Sepotong Kue Enak
Nana Sitompul
Novel
Bronze
Surat Untuk Ayah
Diary
Novel
STENDHAL
Puspita Juliawati
Flash
Bronze
Mencari Ujung Matahari
Herman Siem
Novel
Aku Tak Pernah Bersedih
zaky irsyad
Novel
Bengawan Solo dan Hujan
Zahrah Qolbaina Ariybah
Novel
Bronze
10% : Sepuluh Persen
Hendra Setiawan
Novel
Little Sun Have Sun Forever
Vania Daniswara
Flash
Bronze
Dan Bandung
B12
Rekomendasi
Flash
Rintik
Desinta Laras
Skrip Film
Role Play (Script)
Desinta Laras
Flash
Soul
Desinta Laras