Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Romantis
Percuma Ganteng
5
Suka
23,048
Dibaca

Kenapa Senna sangat terburu-buru? Sangat sulit menyamakan langkahku dengannya. Aku melihat pria itu memasuki sebuah toko bunga. Mayna Garden Florist. Manis sekali.

Sebelum mengendap-endap ke dalam, sejenak kulirik jajaran buket bunga yang menggantung di depan dinding muka toko. Aromanya menyergap indera penciuman seperti sedang memberi terapi dan mengobati kelelahan kuliah seharian. Beberapa vas besar berisi puluhan tangkai mawar tampak begitu menawan hati. Pot gantung berisi tanaman hias di muka toko juga menambah nilai keasrian di sini.

Yang warna ungu apa namanya? Apakah itu bunga anggrek? Entahlah! Yang jelas cantik sekali seperti dress berwarna mauve yang kupakai hari ini.

Oke, ini bukan waktu untuk mengagumi kecantikan bunga. Aku meletakkan jari telunjuk di depan bibir, memberi isyarat pada wanita penjaga yang hendak menyapa. Dia berdiri di depan meja kasir. Tangan wanita itu sedang memegang buket bunga mawar putih pesanan customer di hadapannya.

Senna sudah bergerak masuk ke dalam. Tangannya menyentuh kelopak bunga berwarna kuning. Punggungnya yang lebar tertutup tas ransel hitam. Huh! Aku jadi susah untuk mengagumi punggung kokohnya.

Setelah mengedarkan pandangan, mataku tertumbuk pada bunga berwarna merah dalam pot air. Kalau ini sih, aku tau. Ini pasti bunga mawar merah ... satu tanda cinta ... yang berarti bahwa, kucinta padamu .... Uwow! Kenapa harus nyanyi dalam hati gini, sih?

Senna ke mana? Tadi masih di sana? Aku mendekat ke arah bunga kuning berkelopak kecil, menyentuh kelopak yang tadi disentuh pujaan hatiku.

Aku mendekati Florist yang sedang sibuk merangkai bunga. Dia memotong tangkai mawar putih dan memasukkan beberapa ke dalam buket.

"Aku merasa pemilik toko hampir berhasil memindahkan taman bunga di Bandung ke sini," ucapku penuh canda berusaha mencari obrolan dengan wanita seumuranku ini. 

"Kebetulan pemiliknya adalah suami saya, Nona." Wanita itu berucap malu-malu. 

"Airin? Sedang apa?" 

Kulihat Senna sudah berdiri di belakangku. Dia mengenakan seragam berlogo toko bunga yang sama seperti wanita cantik itu. Rahangnya terlihat mengeras.

"Ah, iya! Mba, ini yang punya toko. Kenalkan nama saya Mayra." Ucapan wanita dengan rambut bergelombang itu langsung mengaktifkan meilin-meilin di otakku. Jadi Mayna Garden Florist artinya Mayra dan Senna Garden Florist? Uh, romantis yang ingin kubantah!

Jadi Senna sudah menikah? Kenapa dia berani memberi perhatian padaku? Atau aku yang terlalu percaya diri? Tidak! Aku yakin, dia memang menatapku penuh cinta saat makan siang kemarin.

Sinar matahari pukul dua masuk melalui jendela-jendela kaca yang mendominasi toko ini. Tentu saja menambah amarah dan kekecewaan dalam diriku. Senna dan gurat kecemasan dalam wajahnya membuatku tak ingin berkata-kata pada Mayra yang tak bersalah.

Segera pergi dari tempat ini adalah langkah yang tepat. Aku tak mau dituding sebagai pelakor meskipun sang pria yang menyodorkan diri. Senna bahkan tak berkutik di depan istrinya.

Percuma ganteng kalau sudah punya istri. Aroma bunga ini bahkan terus menempel sampai aku tiba di apartemen. Menyebalkan!

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (4)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Percuma Ganteng
Ulfah N
Cerpen
Cerita
Mutia Lasiama Azizah
Cerpen
Setelah 39 Tahun Kemarau
Innuri Sulamono
Novel
Annoying Healer
Harisa Maksalini
Skrip Film
Surat untuk Aisyah
Arif Alamsyah srg
Novel
Bronze
Neighbor's Secret
Husni Magz
Novel
TITIK PEMBERHENTIAN
Blogky
Novel
Bronze
Agar Kamu Tidak Sombong
Kinanthi (Nanik W)
Cerpen
Kamu Adalah Bukti Tentang Terang dan Gelapnya Hidup ini
Sayidina Ali
Novel
Bronze
2in1 Love : Ketika 2 Jiwa dalam 1 Cinta Bertemu
Rini Nur Hidayah
Novel
Bronze
BACKLIGHT
Via S Kim
Novel
Bronze
Memori Sonata
Mi Gosong
Komik
#tutorial cara membatalkan pinjaman (indosaku)
NADYA ESA SEPTIARIDINA
Novel
Bronze
When You Say, I'll Say Yes!
Mika Rahayu
Flash
Bronze
Tiga Kali Duduk (Membicarakan Adam Series Part 8)
Silvarani
Rekomendasi
Flash
Percuma Ganteng
Ulfah N