Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
TEMAN BERMAIN
5
Suka
35,479
Dibaca

Jakarta, 2021

“CHIKO MAIN YUKK?!!”

Di depan pintu rumah itu, seorang gadis kecil bernama Candice, blasteran Indo-Eropa yang keluarganya baru pindah ke dekat rumah Chiko berdiri sambil menahan beban ransel besarnya. Ada berbagai macam mainan dalam ransel gadis berpipi merah itu, seperti monopoli, ular tangga, puzzle kayu, boneka, sampai rumah-rumahan lengkap dengan alat masak plastiknya. Karena tak ada anak sebaya lain di sekitar sana, maka hampir setiap hari Candice datang ke rumah Chiko, berharap agar ia mau main bersamanya.

Namun bagi Chiko, kedatangan Candice adalah sebuah musibah, karena sebagai anak lelaki, ia merasa malu jika bermain dengan anak perempuan karena pasti akan ditertawakan oleh anak lelaki lain. Maka setiap Candice memanggil namanya di depan pintu, Chiko akan langsung bersembunyi di kamarnya, menghilangkan keberadaan.

“Chiko, itu ada Candice ngajak main di depan rumah,” tanya sang ibu sambil membawa baju jemuran.

“Bilangin aku gak ada!” ucap Chiko.

Sang ibu pun terpaksa berbohong walau ia merasa tak enak hati kepada Candice. Dengan wajah yang sedih, Candice pun pergi sambil menggendong tas besarnya.

Dari jendela kamar Chiko dapat melihat Candice yang berjalan murung ke rumahnya, saat Candice mendapati Chiko sedang mengintipnya, Chiko pun langsung menutup gorden jendela.

Gawat!

Lalu Candice berlari dan mengetuk jendela kamar Chiko.

“CHIKOO! MAIN YUKK?! CHIKOO! CHIKOO!”

Chiko hanya diam sampai Candice menyerah dan pergi.

Keesokan harinya, dan berhari-hari kemudian, Candice masih sering mengajak Chiko bermain dan Chiko selalu berpura-pura tak ada di rumah.

Sampai suatu hari tak terdengar suara cerewet Candice, Chiko mengintip dari celah gorden dan ia melihat Candice sedang duduk di ayunan depan rumahnya seorang diri. Jika sedang diam Candice tampak cantik, pikir Chiko.

Lalu berhari-hari kemudian Candice tak lagi datang ke rumah Chiko. Karena penasaran ia pun bertanya pada sang ibu yang berkata jika Candice sedang sakit.

Chiko memikirkan Candice dan keinginannya untuk bermain bersamanya, maka Chiko pun memberanikan diri untuk pergi ke rumah Candice.

Di rumahnya, Candice kegirangan karena akhirnya Chiko mau bermain bersamanya, walau saat itu tubuh Candice terlihat lemas dan kurus. Mereka bermain rumah-rumahan, Candice menjadi ibu dan Chiko menjadi ayah. Sebelum pulang Candice memberikan sebuah boneka kepada Chiko sebagai pengingat dirinya, untuk membalasnya Chiko pun tiba-tiba mencium pipi Candice dan berkata,

“Cepet sembuh! nanti kita main bareng lagi! Mulai sekarang aku pasti ada di rumah!”

“IYA!” jawab Candice penuh semangat.

***

Namun suatu malam saat hujan besar, Chiko mendengar sayup suara ambulan, perasaannya pun jadi tak enak.

Dan esok paginya, rumah Candice sudah ramai oleh pelayat. Chiko tak keluar kamar, ia hanya duduk sambil menutupi tubuhnya dengan selimut. Lalu muncul sang ibu dengan pakaian serba hitam.

“Sayang, mau ikut ke pemakaman?”

Chiko hanya menggelengkan kepala. Sang ibu mendekat dan mengusap kepala Chiko.

“Candice seneng akhirnya bisa main sama kamu, kata ibunya dia sampai senyum sambil tidur.”

Chiko hanya terdiam dan sang ibu pun pergi.

Chiko memeluk boneka pemberian Candice begitu erat. Lalu terdengar suara ketukan di jendela.

“Candice?!”

Chiko segera mendekati jendela namun tak ada siapa-siapa, hanya sebuah ayunan yang kesepian di depan rumah Candice, berayun pelan tertiup angin musim semi.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
TEMAN BERMAIN
Reiga Sanskara
Novel
Bronze
Pilihan Hati
Viola khasturi
Flash
Hormat Bendera Grak !!!
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Kamalia Dalam Mimpiku
Omius
Flash
Gadis Kecil
Reen Ruka
Novel
AYU SITA (Sepupuku Tercinta)
Dinda Angelica
Novel
DENDAM LUKA & CINTA
Donny Sixx
Skrip Film
Lama Banget (Script)
nawa
Flash
Pertemuan
Ika nurpitasari
Novel
Bronze
KALA CINTA
Yeni Lestari
Novel
Membingkai Kata
rudy
Novel
Mencari Pesan
Setia S Putra
Flash
Kecupan Terakhir
Viola khasturi
Flash
Sang Penyemir Sepatu
Fitri F. Layla
Novel
soul
Syifa Nabilah
Rekomendasi
Flash
TEMAN BERMAIN
Reiga Sanskara
Flash
ETERNAL TEARS OF A DEAD WOMAN
Reiga Sanskara
Skrip Film
THE MIRROR LIED
Reiga Sanskara
Skrip Film
SCRIPTED
Reiga Sanskara
Flash
DIVA YANG TERLUPAKAN
Reiga Sanskara
Skrip Film
I'M THAT BUTTERFLY
Reiga Sanskara
Flash
REKAYASA
Reiga Sanskara
Flash
SEBUAH LUKISAN TENTANG ORANG-ORANG YANG KELAPARAN
Reiga Sanskara
Flash
MAHLUK ANEH
Reiga Sanskara
Flash
A DAUGHTER'S LOVE
Reiga Sanskara
Skrip Film
CHERISH & RUELLE
Reiga Sanskara
Flash
SEBUAH KODE
Reiga Sanskara
Flash
THE LAST MOMENT
Reiga Sanskara
Flash
THE MARIONETTE AND HER FAIRYTALE
Reiga Sanskara
Skrip Film
YOUR GUARDIAN
Reiga Sanskara