Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
Kucing Rese!
7
Suka
12,099
Dibaca

Hari ini Meta ingin pulang cepat dan bisa rebahan di kasur empuknya. Marjuki—kucingnya pasti sudah menunggu di rumah, kebetulan, Meta mampir ke minimarket untuk membeli makanan tuna lembek kesukaan Marjuki. Kucing jantan berusia dua tahun itu pasti akan suka jika sang majikan pulang lantas membawa oleh-oleh kesukaannya.

"Juki!!! Helaaaww... bos datang!" sapa Meta begitu membuka pintu rumah. Tidak ada sapaan seperti biasa, biasanya Juki—nama panggilan Marjuki akan menunggunya di belakang pintu seraya mengeong-ngeong. Namun, kucing jantan berbulu putih loreng abu-abu itu tidak kelihatan. Apa jangan-jangan keluar lewat celah ventilasi kamar mandi untuk mengintip tetangga mandi? Wah, kalau benar laknat sekali kucing itu.

"Juki! Bos pulang, nih! Bawa makanan kesukaan kamu!" pekik Meta lantang-lantang. "Meooww... puss!! Ckckckckck!" panggilnya tak kenal menyerah. Tak lama setelah menaruh plastik berisi makanan kucing itu di meja, entah datang dari mana, si Juki sudah naik ke atas meja dan mengacak-ngacak kantong plastik itu.

"Heh! Kucing bandel! Dipanggil nggak nyaut! Ke mana kamu! Godain kucing Pak RT, ya! Nggak inget kemarin Selly kucingnya Bu Aminah teh bunting terus kamu nggak mau tanggung jawab! Kasian kucing orang mana masih muda udah jadi janda."

Juki tampak tidak memedulikan omelan majikannya. Setelah bungkus dibuka oleh Meta, Juki makan dengan lahap meski Meta masih saja mengomel. "Juki, aku merasa jadi babu kamu tau, nggak? Sprei aku belum kering gara-gara kamu ngompol semalam. Terus bau bangke kemarin, kamu gondol-gondol kodok dibawa ke bawah kulkas. Bikin bau seruangan. Kapan coba kamu tobat? Di rumah aja! Lama-lama dipingit nih biar nggak nakal!"

Juki menghentikan kunyahannya lantas menoleh dan memandangi sang majikan dengan tatapan tidak suka. Wajah kucing itu sudah judes dan kini menatap majikannya dengan tatapan segaris. Mana hidungnya pesek. Meta kadang ingin mencubitnya dengan tang ataupun gegep. Siapa tahu bisa jadi mancung. Juki juga suka menggodai kucing betina milik tetangga. Pokoknya nakalnya minta ampun. Kata orang-orang itu adalah masa transisi dari remaja menuju dewasa. Maka Juki akan sibuk mencari gebetan dan coba-coba kawin. Setelah selesai kawin, ketagihan kan!

"Nggrrrr!!" Kucing itu menatap Meta dengan tajam, lantas menggerung seperti knalpot motor racing. Nyaring dan berisik. "Nggggrrrr!! Meooowww! Meooowwww. Gulgggglllglll!"

"Heh! Keselek dosa kamu, teh! Eling atuh, Juki!" omel Meta yang mulai creepy karena Juki masih menatapnya dengan judes. Setelah itu, Juki mendesis tajam. Tubuh Meta melemas dan terduduk di tempat, sementara Juki masih di atas Meja. "Juki, jangan marah. Maapin aku, puja Juki-ku sayang!" rayunya yang dihadiahi gigitan kecil oleh Juki. Setelah selesai makan dan berjilat-jilat, Juki yang malas langsung berpindah tempat.

Pruutt!

Meta mendelik karena Juki diam-diam buang gas di dekatnya sebelum beranjak. "Dasar kucing reseeee!!!"

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
Kucing Rese!
Tri Wulandari
Flash
Bronze
Pesta Pernikahan
Afri Meldam
Cerpen
Mangkuk Sakti Penjual Bakso Keliling
KusumaBagus Suseno
Cerpen
Ngajarin Istri Nge-Gym
cahyo laras
Cerpen
Celana Pensil
Astromancer
Flash
Bronze
Nazilla Core: Logika Anak vs Emosi Emak
Desy Cichika
Flash
Bronze
Kalau Jam Bisa Ngomong...
Shabrina Farha Nisa
Flash
Si Penulis Kwikku
Rere Valencia
Cerpen
Balada Analis Kredit
Nina Ang
Flash
Bronze
Susu Sapi KW
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Bertahan Hidup Dengan Yang Termurah
cahyo laras
Flash
Bronze
Kamis Mengiris
Arif Holy
Cerpen
Bronze
Tetangga Berisik
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
SURAT BUAT JEANY
Ranang Aji SP
Flash
Dua Karet
catzlinktristan
Rekomendasi
Flash
Kucing Rese!
Tri Wulandari
Novel
Gio
Tri Wulandari
Novel
Nomaden
Tri Wulandari
Flash
Terserah kamu!
Tri Wulandari
Flash
Unknown You
Tri Wulandari
Novel
Mr. Ghosting
Tri Wulandari