Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
(Bukan) Pulang
4
Suka
31,711
Dibaca

Menurut sebagian orang, pulang merupakan alternatif terakhir ketika hati sudah mulai lelah berjuang. Tapi aku bukan salah satu dari sebagian orang itu. Aku salah satu dari sebagian orang sisanya. Ketika hati sudah mulai lelah berjuang, aku memilih untuk tetap bertahan. Bukan karena kamu yang masih harus diperjuangkan, tapi karena pulang bukan satu-satunya jalan bagi sebuah kekecewaan.

Mungkin kita pernah dikecewakan oleh sebuah jawaban yang sama sekali tidak kita inginkan. Tapi kalau dipikir-pikir, lagi lagi pulang bukan satu-satunya jalan yang bisa ditempuh. Bertahan sebentar lagi mungkin akan membuat kita lebih lega. Setidaknya kita masih sempat memastikan kalau kita ini memang ada atau hanya angan-angan saja.

Dua tahun yang lalu, aku juga melakukan hal itu kepadamu. Aku mencintaimu, menaruh harapan besar kepadamu, hingga membiarkanmu mematahkan semua angan-anganku. Ya, itu dulu. Kalau sekarang aku sudah sembuh, sudah sehat, dan tentunya sudah baik-baik saja. Waktu itu, aku mungkin tidak tau diri, seperti katamu dulu. Tapi sekarang aku sadar, bukan aku yang tidak tau diri, kamunya saja yang memilih untuk mengundurkan diri. Kamu resign dari hidupku, bahkan tanpa izin resmi dariku. 

Cinta memang tidak melulu tercipta dari rasa peduli. Terkadang cinta bisa tercipta dari rasa sakit yang pernah kita alami. Rasa sakit itu kini membuat kita semakin mencintai diri sendiri. Karena cinta tidak hanya tentang warna, tapi juga tentang harga. Harga cinta memang tidak ada habisnya, tapi aku yakin semua ada batasnya. 

Sekarang aku sudah bahagia karena memilih cinta yang benar-benar ada wujudnya. Tentunya, sebuah cinta yang bukan khayalan ataupun ilusi. Ya, bukan cinta yang kodratnya tidak mungkin aku miliki. 

Cinta yang kudapatkan kali ini bukan hanya sebuah cinta biasa. Cinta yang kumiliki saat ini adalah cinta yang tidak bisa dibatasi oleh dimensi. Cinta yang membuatku sadar kalau hati bukan satu-satunya organ yang diciptakan untuk mencintai. Karena mencintai tidak hanya dengan segenap hati, tapi dengan seluruh apa yang kita miliki.

Ya, seperti yang kulakukan saat ini. Aku mencintai Tuhanku dengan seluruh apa yang aku miliki, dan Dia mendukungku. Kemudian Dia juga mencintaiku dengan seluruh apa yang Dia miliki. Maka, kini seluruh semesta juga akan mencintaiku, bukan? Termasuk kamu.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Shagara
Dita
Komik
Bronze
diantara kita ?
Selfia Wulandari
Flash
(Bukan) Pulang
iam_light.blue
Flash
Lara
Vitri Dwi Mantik
Novel
ENDORFIN
Aga Lesmana
Skrip Film
YOUR GUARDIAN
Reiga Sanskara
Flash
Jalur Tiga
Martha Z. ElKutuby
Flash
Ketika Doa Tak Mengubah Takdir
tita agnesti
Flash
Merpatinya Boleh Ikut Tidak?
Adinda Amalia
Novel
Like A Flowing Wind
Sugiarty Nasir
Novel
Apapun Bisa Kita Gapai
suci wulandari
Novel
Gold
MY BASTARD PRINCE
Coconut Books
Flash
Bronze
Sunday
Rama Sudeta A
Novel
The Sick Girl
Nive Urse
Novel
Bronze
VALE N' TINO
Yant Kalulu
Rekomendasi
Flash
(Bukan) Pulang
iam_light.blue
Flash
Broken
iam_light.blue
Flash
Simpang
iam_light.blue
Flash
I'm Fine
iam_light.blue
Flash
Forget
iam_light.blue
Novel
A Part Of Earth
iam_light.blue
Flash
Pelabuhan Terakhir
iam_light.blue
Flash
1 2 3 ... 10
iam_light.blue