Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Sudah Waktunya
8
Suka
27,385
Dibaca

"Jangan, jangan lompat! Itu dosa. Kamu pasti bisa menghadapi semuanya. Kamu hebat."

"Tapi, kamu sudah lelah. Akhiri saja semua ini. Dunia sangat kejam. Meski kamu hidup, tidak akan ada yang peduli. Linangan air matamu akan selalu berakhir sia-sia. Usahamu, selalu berakhir kegagalan. Keadilan tidak ditegakkan. Jadi, jangan bertahan lagi."

"Tidak boleh. Itu dosa, Karina. Kamu bisa menghadapinya. Impianmu, kasih sayang itu, keadilan untukmu, semua akan datang dengan segera. Jadi, mundurlah!"

"Matilah, Karina!"

Dua perdebatan itu seolah-olah saling membisik di masing-masing telinga kanan dan kiri Karina. Udara di atap gedung pencakar langit menusuk tulang-belulangnya. Bunuh diri adalah dosa. Mata sembabnya memejam. Baiklah, dia memilih mengikuti bisikan dari telinga kanannya. Dia akan bertahan, pada lelah dan kejamnya hidup di dunia. Dia akan berjuang lagi. Namun, ketika kakinya hendak melangkah mundur, tiba-tiba sepasang tangan mendorong tubuhnya dengan keras.

Dia tidak tahu kalau diam-diam ada manusia jahat yang sedari tadi memperhatikannya dengan seringaian. Pada akhirnya, tubuh Karina tetap akan jatuh dari ketinggian gedung itu. Mungkin karena memang sudah waktunya untuk dia pergi, selamanya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
Mu Xuerong
Flash
Sudah Waktunya
Wardatul Jannah
Flash
Rumus Manual ayah
lidia afrianti
Flash
Mengasuh Sabar
Jasma Ryadi
Flash
Bronze
KOMPAS
Riswandi
Cerpen
MESIN WAKTU
Hans Wysiwyg
Novel
Canvas Delia
Puspita Dewi
Novel
Bronze
Upacara Membakar Bayangan
🕯Koo Marko✨
Skrip Film
Selingkuh yang diakibatkan Stress
Frederic Beslar
Flash
Double Chocolate Cake Girl
Irma Susanti Irsyadi
Flash
Ayah
Nellamuni
Flash
Bronze
Kakak Perempuan dan Adik LAKI-LAKI (Membicaralan Adam 20)
Silvarani
Flash
Bronze
Semoga Kabarmu Baik
Silvarani
Flash
Daging yang Menitipkan Rasa
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Parallax of Truth
Farah Maulida
Rekomendasi
Flash
Sudah Waktunya
Wardatul Jannah
Flash
Dia Ada
Wardatul Jannah
Novel
Bronze
Please, Bloom!
Wardatul Jannah
Novel
Sepasang Sayap yang Tak Sempurna
Wardatul Jannah
Novel
Bronze
Teman Kontrak
Wardatul Jannah
Novel
In Silence, In Darkness.
Wardatul Jannah
Novel
You Are My Remedy
Wardatul Jannah