Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
Ramalan Kematian
14
Suka
12,421
Dibaca

Nina kini berada di sebuah angkot menuju ke rumahnya. Suasana angkot penuh dengan para penumpang. Saat berada di pertigaan jalan, Nina memberikan instruksi sopir untuk menghentikan angkot. Gadis berkepang dua itu turun dari angkot dan tak lupa membayar pada sopir. 

Langkah Nina terhenti saat ada seseorang nenek-nenek tua menghampirinya. 

"Kamu akan mati, " ucapnya. 

Nina mengedikkan bahu. Dia tidak paham maksud nenek-nenek tersebut. Nina terdiam, tak merespons sedikitpun ucapan nenek itu. 

"Kamu akan mati, " ucapnya lagi. 

Nina menggaruk kepalanya. "Maksud nenek apa, ya?" 

"Kamu akan mati, " ucapnya lagi dan lagi. 

Nina memilih mengabaikan perkataan nenek tadi. Gadis itu terus berjalan, tanpa dia sadar nenek itu mengikutinya dari belakang. 

"Kamu akan mati, " ucapnya. 

Nina membalikkan badan. Rasa kesal mulai menyerang batinnya. 

"Nek, jangan sok tahu tentang kematian saya, " ucap Nina, kesal. 

Nenek itu malah tertawa-tawa. Dia mengacungkan jari telunjuknya. "Kamu akan mati, Nak."

Tiba-tiba ada dua orang laki-laki memakai baju putih menghampiri nenek itu. 

"Maaf, Mbak, " ucap salah satu dari mereka. "Nenek ini gila."

Nina menghela napas panjang. Ternyata nenek itu gila. Nina tak perlu memikirkan ramalan nenek gila itu tentang kematiannya. 

"Baik, Mas, " jawab Nina, santai. 

Selepas kedua laki-laki itu membawa nenek tersebut, Nina hendak menyeberang. Karena kurang memperhatikan jalan, Nina tertabrak motor yang sedang melaju kencang. Tubuh Nina terpental lumayan jauh dan kepalanya membentur trotoar. Sekerumunan orang yang mengetahui kejadian itu mengerumuni Nina yang sudah tewas seketika. 

Nenek yang dibawa petugas RSJ membalikkan badan. "Apa saya bilang, kamu akan mati." Nenek itu tertawa. Ramalannya benar. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (4)
Rekomendasi dari Misteri
Flash
Ramalan Kematian
winda nurdiana
Flash
Pesan
Ujang Nurjaman
Novel
Bronze
Hero or Zero
Aylanna N. Arcelia
Cerpen
Bronze
Logika Pembunuh
Adeline Nordica
Novel
The Missing Heirloom
Rafli Kumala
Novel
Sekarang Aku Bisa Melihat Mereka
STORYIMNIDA
Cerpen
Bronze
Laut yang Menyimpan Kenangan
Ron Nee Soo
Cerpen
NEURA
tepinprandana
Novel
Veteran
Adlet Almazov
Cerpen
Bronze
PENGANTIN BERSAYAP MERAH MUDA
Drs. Eriyadi Budiman (sesuai KTP)
Novel
Fears
Natsume Risa
Novel
Bisakah Kita Melewatkan Perjumpaan
efde
Flash
Midnight
Veninda Oktaviana
Novel
MISTIS & MEDIS
Linda Fadilah
Flash
Bronze
S
Rama Sudeta A
Rekomendasi
Flash
Ramalan Kematian
winda nurdiana
Novel
Miss primadona
winda nurdiana
Flash
Luka Yang Tak Setara
winda nurdiana
Flash
Masih Adakah Maaf Untukku
winda nurdiana
Novel
Ibuku sayang, Ibuku malang
winda nurdiana
Flash
Anona
winda nurdiana
Flash
Sebuah Kesempatan
winda nurdiana
Flash
Cottage Florist
winda nurdiana
Flash
Cinta Itu Luka
winda nurdiana
Novel
Bronze
Mahasiswa di balik layar
winda nurdiana
Flash
The Darkness
winda nurdiana
Flash
Aku, Kamu dan Seporsi Mi Ayam
winda nurdiana
Flash
Kupikir itu cinta
winda nurdiana
Novel
Sahabat Semati
winda nurdiana
Novel
Misteri Kematian Beno
winda nurdiana