Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
Ramalan Kematian
14
Suka
13,030
Dibaca

Nina kini berada di sebuah angkot menuju ke rumahnya. Suasana angkot penuh dengan para penumpang. Saat berada di pertigaan jalan, Nina memberikan instruksi sopir untuk menghentikan angkot. Gadis berkepang dua itu turun dari angkot dan tak lupa membayar pada sopir. 

Langkah Nina terhenti saat ada seseorang nenek-nenek tua menghampirinya. 

"Kamu akan mati, " ucapnya. 

Nina mengedikkan bahu. Dia tidak paham maksud nenek-nenek tersebut. Nina terdiam, tak merespons sedikitpun ucapan nenek itu. 

"Kamu akan mati, " ucapnya lagi. 

Nina menggaruk kepalanya. "Maksud nenek apa, ya?" 

"Kamu akan mati, " ucapnya lagi dan lagi. 

Nina memilih mengabaikan perkataan nenek tadi. Gadis itu terus berjalan, tanpa dia sadar nenek itu mengikutinya dari belakang. 

"Kamu akan mati, " ucapnya. 

Nina membalikkan badan. Rasa kesal mulai menyerang batinnya. 

"Nek, jangan sok tahu tentang kematian saya, " ucap Nina, kesal. 

Nenek itu malah tertawa-tawa. Dia mengacungkan jari telunjuknya. "Kamu akan mati, Nak."

Tiba-tiba ada dua orang laki-laki memakai baju putih menghampiri nenek itu. 

"Maaf, Mbak, " ucap salah satu dari mereka. "Nenek ini gila."

Nina menghela napas panjang. Ternyata nenek itu gila. Nina tak perlu memikirkan ramalan nenek gila itu tentang kematiannya. 

"Baik, Mas, " jawab Nina, santai. 

Selepas kedua laki-laki itu membawa nenek tersebut, Nina hendak menyeberang. Karena kurang memperhatikan jalan, Nina tertabrak motor yang sedang melaju kencang. Tubuh Nina terpental lumayan jauh dan kepalanya membentur trotoar. Sekerumunan orang yang mengetahui kejadian itu mengerumuni Nina yang sudah tewas seketika. 

Nenek yang dibawa petugas RSJ membalikkan badan. "Apa saya bilang, kamu akan mati." Nenek itu tertawa. Ramalannya benar. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (4)
Rekomendasi dari Misteri
Flash
Ramalan Kematian
winda nurdiana
Cerpen
Bronze
Nemu
Ron Nee Soo
Flash
Bulan Biru
Ravistara
Novel
Bronze
Menguji Janji
Y. N. Wiranda
Flash
Bronze
Sang Penjaga (3)
Omius
Flash
Kurenggut Hidupnya
Via S Kim
Novel
Candraleka
RaaRion.
Flash
Bronze
Lambat Bukan Berarti Tak Berguna
Syafira Muna
Novel
Sonder
Siti Nur Khodizah
Cerpen
Bronze
The Holders Of The Beggining
Miss Anonimity
Cerpen
Bronze
A Little Bird
Lirin Kartini
Novel
Tamu
Vivianhervian
Cerpen
Pulang
Venny P.
Flash
Bronze
Ombak
Febby Arshani
Novel
MASED
Denok Ayu Uni Aisandi
Rekomendasi
Flash
Ramalan Kematian
winda nurdiana
Flash
Ketika Kita Jatuh Cinta
winda nurdiana
Novel
Bronze
Mahasiswa di balik layar
winda nurdiana
Novel
Ibuku sayang, Ibuku malang
winda nurdiana
Flash
Anona
winda nurdiana
Flash
Cinta Itu Luka
winda nurdiana
Novel
Miss primadona
winda nurdiana
Novel
Misteri Kematian Beno
winda nurdiana
Flash
Kupikir itu cinta
winda nurdiana
Flash
Sebuah Kesempatan
winda nurdiana
Flash
Cottage Florist
winda nurdiana
Novel
Dendam kesumat
winda nurdiana
Flash
Luka Yang Tak Setara
winda nurdiana
Novel
Sahabat Semati
winda nurdiana
Flash
Aku, Kamu dan Seporsi Mi Ayam
winda nurdiana