Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
PEWARIS ABIRAMA
4
Suka
34,135
Dibaca

Hari yang paling ditakutkan oleh seluruh keluarga dan masyarakat kerajaan Abirama pun datang, sesuai ramalan banyak peramal kerajaan tempo hari mengenai sang Raja Gelana yang akan menderita sakit parah yang susah disembuhkan, dan tepat hari itu sang raja sudah tidak bisa bangun dari tidurnya, hanya bisa berkata-kata dan itu terbata-bata.

 

Tempo hari peramal juga mengungkapkan bahwa Raja akan menderita sakit dan obatnya hanya satu yaitu bunga Mawar Hitam yang ada dikaki Gunung Ujung Tambah, tetapi untuk sampai ke Kaki Gunung Ujung Tambah bukanlah hal yang mudah, karena seperti pengalaman sebelumnya siapa yang mencoba mendekati Kaki Ujung Tambah akan hilang dan tak akan kembali.

 

Kinaya, sang permaisuri isteri Raja mengumpulkan ketujuh anak laki-lakinya dan memberikan pengumuman sesuai perintah Raja, yaitu Barangsiapa yang berhasil membawakan Mawar Hitam dari Kaki Gunung Ujung Tambah akan menjadi pewaris tahta Kerajaan Abirama seutuhnya.

 

Mendengar hal itu, keenam anak laki-laki Raja Gelana langsung berlomba-lomba menyiapkan semua peralatan untuk berangkat ke Kaki Gunung Ujung Tambah agar bisa menjadi Raja Selanjutnya di Kerajaan Abirama. Keenam anak laki-laki Raja Gelana pun tidak mau mengajak Petir, si bungsu yang baru berumur 15 tahun karena dianggap hanya akan menyusahkan mereka saja. Petir pun menuruti kemauan kakak-kakaknya.

 

Keenam anak lelaki Raja Gelana pun berangkat bersama-sama dengan keenam-enamnya memiliki tujuan yang sama, bisa menjadi Raja selanjutnya di Kerajaan Abirama. Setelah semua pergi, Petir pun langsung masuk kekamarnya dan membuka kotak yang ia simpan dibawah tempat tidurnya, dan ternyata itu adalah Mawar Hitam dari Kaki Gunung Ujung Tambah yang sudah ia simpan beberapa minggu yang lalu.

 

Sejak banyak peramal yang meramal sang ayah akan sakit dan obatnya hanya satu, Mawar Hitam dari Kaki Gunug Ujung Tambah, Petir langsung berangkat menuju kesana, dengan rintangan berat yang ia hadapi, mengahapi jalan yang terjal, bertemu hewan-hewan buas, hingga penyihir dan juga naga hitam yang berhasil ia luluhkan, disaat itu keenam kakaknya tidak ada yang percaya tentang peramal tersebut.

 

Petir masuk kekamar ayahnya, sesuai petunjuk peramal, untuk menyembuhkan sang Raja harus dihirupkan wangi Mawar Hitam tersebut. Petir pun melakukannya kepada sang ayah dan Raja akhirnya terbangun sembuh sedia kala. Raja sangat bersyukur dan bahagia, kemudian akan langsung menyematkan pewaris kerajaan Abirama kepada Petir, namun Petir meminta kepada Ayahnya untuk mewariskan semuanya kepada sang ibu, Permaisuri Isteri Raja.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Raisan Bara
gilang arum puspita
Novel
Bronze
Secangkir Rasa Cukup
Martha Melank
Novel
GAGAL MENIKAH
Dian Eska
Novel
Rumah yang menolak untuk pulang
Sylvia Yenny
Flash
PEWARIS ABIRAMA
M Fadly Hasibuan
Novel
Tsubut
Lailatul Rif'ah
Novel
Bronze
Secangkir Kopi Pembawa Petaka
Trinaya
Novel
light in blue
nadyn lestiana
Novel
Possesive Twins!
Fiqih Tamir
Novel
The Last Destination
Firsty Elsa
Skrip Film
From the Rain
Siam Fitriana
Flash
MENANTI
Lirin Kartini
Cerpen
Bronze
Keluarga Pendiam
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Bronze
Pelacur yang Menangis Ketika Mendengar Azan di Mekkah
Habel Rajavani
Cerpen
Pengorbanan Tanpa Batas Sang Ayah
Yovinus
Rekomendasi
Flash
PEWARIS ABIRAMA
M Fadly Hasibuan
Skrip Film
PACARAN!
M Fadly Hasibuan
Flash
MANUSIA DI NEGERI SEBERANG
M Fadly Hasibuan
Novel
Bolehkah Aku Menciummu Sedetik Saja?
M Fadly Hasibuan
Flash
MERTUA VS MENANTU
M Fadly Hasibuan
Skrip Film
DIANA SANG BIDUAN
M Fadly Hasibuan
Skrip Film
Selingkuh
M Fadly Hasibuan
Flash
BEAUTY STANDARD
M Fadly Hasibuan
Flash
SURAT UNTUK NEPTUNUS
M Fadly Hasibuan
Flash
KISAH WEWE GOMBEL
M Fadly Hasibuan
Flash
Kesetiaan Seorang Kakek
M Fadly Hasibuan
Flash
SEMANIS COKLAT
M Fadly Hasibuan
Flash
Ketika Mendung Bukan Lagi Pertanda Hujan
M Fadly Hasibuan
Flash
ALUNA MENCARI BAPAK
M Fadly Hasibuan
Flash
JIKA JIWAMU DALAM RAGAKU
M Fadly Hasibuan