Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Thriller
SENYUMIN AJA
19
Suka
6,272
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Gua coba ramah ditulisan ini.

Sebelum cerita soal pengalaman paling berkesan, kita kenalan dulu. Nama gua Gery. Usia belum tua, masih muda tapi bukan anak-anak. Oh iya ngomong-ngomong, kalau nanti gua lupa detail ceritanya, setidaknya senyumin aja, ya. Kalau gak senyum, gua datang kerumah lo malam-malam. Hehehe… maklum, jarang-jarang gua menulis beginian.

Sekalinya menulis, malah gua disuruh tulis kata-kata positif terus-terusan di sebuah buku. Apalagi yang nyuruh om-om sok sibuk, berjas putih yang punya tulisan tangan jelek. Dia nyuruh gua latihan nulis terus menerus, padahal tulisan dia lebih jelek dari punya gua. Namanya lupa tapi gua ingat ada tai lalat di dagunya. Yasudahlah, senyumin aja.

Beruntung setelah dia pindah, gua bahagia gak akan ketemu dia lagi setiap hari. Tapi sayangnya gua gak sempat balikin buku tebal yang dia pinjamkan untuk gua baca setiap malam. Hah… Senyumin aja. 

Sebenarnya gua anak yang anti sosial banget, suka menyendiri dan jarang ketemu orang lain. Tapi suatu malam, gua beranikan diri pergi silaturahmi kerumah tetangga gua. Ya agak jauh sih rumahnya, sekitar sepuluh blok dari rumah gua. Kami mengobrol satu sama lain. Dia minta kata-kata positif dari gua. Ya gua kasih sambil sesekali menghibur dia. Memijat kakinya, badan dan kepalanya. Anak dan istri nya juga gua hibur karena mereka semua terlihat sedih.

Kami begitu dekat satu sama lain padahal baru pertama kali bertemu. Entah kenapa saat itu gua legah setelah menghibur mereka. Meskipun ini kedua kalinya gua lakuin hal yang sama, rasa legah itu tetap masih ada.

Gak lama gua pulang kerumah. Tau apa yang terjadi? Tengah malam Gua gak bisa tidur. Gua turun dari lantai dua menuju dapur menyiapkan segelas susu. Gua balik lagi ke kasur, ngotak-atik remot TV cari siaran bagus sambil santai nikmatin segelas susu.

Tapi tiba-tiba berita di TV mengagetkan gua. Ada Pembunuhan mutilasi sekeluarga didekat jalan sekitar rumah gua. Katanya Polisi menemukan jejak pelaku. Reporter bilang, sudah dua kasus yang terjadi dengan pola pembunuhan yang sama. Uniknnya, pembunuh selalu meninggalkan selembar kertas dengan sebuah kalimat.

Gua kayak kenal dengan korban pertama, tapi malah lupa namanya siapa. Yasudahlah senyumin aja. Toh gua ingat ada tai lalat di dagunya. Di kertas itu tertulis “Berdoalah Tuhan akan datang seperti pencuri dimalam hari”. Kalimatnya keren banget kayak di film-film tapi tetap aja gua takut. Malah gua lagi sendirian dirumah.

Terpaksa putar otak Sebelum tidur. Gua ambil beberapa peralatan dapur yang kalau jatuh, bunyinya cempreng banget. Kemudian gua letakkan di belakang pintu masuk dan juga semua jendela. Sehingga ketika ada yang membuka pintu, gua bisa terbangun.

Saat gua sudah tertidur cukup nyenyak, tiba-tiba suara gelas dan wajan jatuh mengagetkanku. Gua bangkit berdiri mendekati pintu kamar dan mendengar langkah kaki seseorang dan derit tangga kayu terdengar jelas. Tentu saat itu gua keringat dingin, tapi tetap senyumin aja. Setenang mungkin gua bergegas mengambil ransel dan keluar melalui jendela kamar, memeluk pipa talang sampai berhasil turun kebawah. Setelah lolos, Gua melihat dari kejahuan, lampu kamar gua menyala.

Akhirnya nyawa gua terselamatkan. Gua bernafas dengan legah dan kembali mengeluarkan sebilah celurit dari ransel menuju kerumah lainnya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
.... seteah itu, adegannya terserah anda :)
Hah psikopat. Nice
Celuritnya itu lhoh, Mas Aston...
Rekomendasi dari Thriller
Flash
SENYUMIN AJA
Aston V. Simbolon
Novel
Gold
Fantasteen: Lucid Dream
Mizan Publishing
Novel
Gold
Ve
Noura Publishing
Novel
The Last Human
rizka dewi
Novel
Bronze
The Guesthouse
Panji Pratama
Flash
Berbahagialah,
Bintang Redup / Amanda Kartika
Novel
NOW OR NEVER
Tuan Typo
Novel
The World of Crime : Fate
Arzen Rui
Novel
Krisis Moral
Dodi Spur
Novel
Kuda Jantan Dan Pelukis Kesepian
Bisma Lucky Narendra
Novel
Bronze
Lorong
Febe Rosa Oktriviana
Flash
Bronze
Mimpi Ibu Ikan dan Ayah Laba-laba
Alfian N. Budiarto
Flash
teman teman
Raja Alam Semesta
Novel
BUKAN KISAH SINETRON
Rudie Chakil
Cerpen
Bronze
Death Comes In
Elliene Hubbs
Rekomendasi
Flash
SENYUMIN AJA
Aston V. Simbolon
Flash
MY GOOD BOSS
Aston V. Simbolon
Flash
WARNA YANG HILANG
Aston V. Simbolon
Flash
DESTINY
Aston V. Simbolon
Skrip Film
EMPAT TEMBOK CINA
Aston V. Simbolon
Flash
SEMUA KARENA UJIAN SEMESTER
Aston V. Simbolon
Flash
ADA NODA DI MIE MBA AYU
Aston V. Simbolon
Flash
DENDAM PUKI
Aston V. Simbolon