Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Yang tak nyata
9
Suka
14,896
Dibaca

Selepas subuh, Bayu dan Zaidan melihat dua sosok bayangan melintas di ruang tamu yang masih gelap, mereka menajamkan pandangan, memastikan bahwa kedua sosok itu memang tamu asing yang tidak diundang.

"Mas, ambil senapan yang mana saja, angin boleh apipun boleh, hati-hati tapi cepetan!" bisik Bayu pada putera sulungnya itu, tanpa menjawab, dengan sigap Zaidan menyelinap dan kembali beberapa saat dengan senjata yang diminta ayahnya.

Bayu adalah seorang pemburu, dengan senapan berakurasi tinggi, ia juga seorang sniper dengan skill mumpuni, baik dalam perburuan atau dalam perlombaan, selalu dapat point plus, begitupun perburuan kali ini, dengan dua tersangka yang menyelinap kerumah sebagai targetnya, cukuplah dikaki saja untuk melumpuhkan mereka.

Suara gaduh membuat para tetangganya berdatangan, tanpa butuh banyak penjelasan, dengan geram mereka membantu mengevakuasi kedua buruan dan menggiringnya kekantor Polisi.

Sementara Bayu masuk kembali kekamar untuk menyimpan senapan, ia terkejut melihat sesosok wanita yang tertidur lelap diranjangnya, "Kenapa dia disini?" Gumamnya antara heran dan bahagia.

Iapun duduk ditepian ranjang, pandangannya terfokus pada wajah inocent dengan mata yang masih rapat terpejam didepannya, "dia masih sama" pikirnya. Dia adalah Diandra, kekasihnya dua puluh tahun lalu. Semenjak putus dan menikah mereka tidak pernah lagi bertemu.

Dengan lembut Bayu menyentuh tangan Diandra, "De .... bangun sudah pagi!" Ucapnya pelan takut mengejutkan, wanita bertubuh mungil itupun menggeliat, mengulurkan kedua tangannya dengan manja, "Kak ..." ucapnya sembari berpegang pada tangan Bayu untuk membantunya bangun.

Bayu terlupa pada situasi, pada kejadian yang baru saja ia alami, "apa kabarmu De? ... kamu mau sarapan apa?" Tanya Bayu kemudian, Diandra mengusap perutnya, "aku pengen semangka ... tapi yang anget ya Kak ..." Bayu sepontan tertawa, "Ada-ada aja kamu De, kok semangka anget? Ha ... ha ..."

Tawa Bayu yang nyaring membangunkan Wulan yang tidur disebelahnya, "Yah ... bangunnn" ucap Wulan lembut membangunkan suami dari igauannya, "Eh ... ya sayang, aku mimpi ..." Bayu tidak meneruskan bicaranya, dipeluknya ibu dari anak-anaknya itu dengan penuh kasih, kemudian memintanya untuk kembali tidur karena malam masih larut.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Novel
Rama's Story : Gita Chapter 4 - Flight 411
Cancan Ramadhan
Flash
Yang tak nyata
Suyanti
Flash
Bronze
SALAH PAHAM
sisibulan
Cerpen
Sayap-Sayap yang Saling Mencari
Rina F Ryanie
Novel
Bronze
The Thief
Aspasya
Cerpen
Penida88 Daftar Situs Judi Slot Online Terpercaya No #1 Di Indonesia Anti Rungkad
PENIDA88
Flash
Di Sebuah Gua
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Detik Penentu
Refy
Cerpen
ARKA DAN MALAM PENUH AKSI
Penulis N
Flash
ZONA NYAMAN BUKAN ZONA AMAN
Lisnawati
Flash
Pulau Ginjer
karyasmpitinsankamil
Cerpen
Bronze
Perjuangan Menuju Sukses
Mochammad Ikhsan Maulana
Novel
Gold
Magnus Chase and the Gods of Asgard
Noura Publishing
Cerpen
Bronze
Jagat
Rosidawati
Flash
Mengejar Pesawat Pembawa Uang
Sena N. A.
Rekomendasi
Flash
Yang tak nyata
Suyanti
Novel
Gagal move on
Suyanti
Novel
Anak rantau diujung Bagan
Suyanti
Novel
Mengulang kisah
Suyanti
Novel
Sembilan belas sembilan-sembilan
Suyanti
Novel
Hati & roti
Suyanti