Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Yang Dibunuh Dunia
9
Suka
14,101
Dibaca

“Ibu, mengapa kita tidak masuk ke sana?” tanya Humaira.

Ratmi tidak menanggapi. Tangisnya menahan suaranya. Ia menatap ke depan, ruangan dengan tulisan berwarna merah, IGD. Lalu ia mengangkasakan pandangan hingga ke ujung atap bangunan pencakar langit itu.

“Ibu bagaimana jika jantungku sakit lagi? Bagaimana jika aku kejang lagi?” tambah Humaira.

“Tidak, Nak. Humaira tidak akan merasakan sakit lagi. Kita tidak perlu lagi masuk ke ruangan itu. Humaira sendiri tadi melihat bagaimana kita tidak diterima di ruangan itu. Ibu tidak ingin melihat Humaira menangis seperti tadi. Setelah ini, kita tidak akan pernah merasakan sakit.”

Ratmi membelai rambut Humaira, anak semata wayang yang begitu ia sayangi. Humaira adalah dunianya, hidupnya, dan segala harapannya.

“Maafkan ibu. Kita tidak punya sesuatu yang mereka mau. Kita asing. Kita tersisih. Kita juga tidak bisa pulang.”

“Apa kita gelandangan, Bu? Orang-orang yang melihat kita, satpam yang tadi bertugas, juga mengatakan kita pengemis, gelandangan.” Suara Humaira kian melemah di telinga Ratmi.

“Tidak, Nak. Kita punya rumah. Kita tinggal di dunia. Humaira tahu, dunia adalah rumah Tuhan.”

Ratmi mencium kening Humaira. Dalam pandangan Ratmi, Humaira sedang tertawa riang. Ia menggendong Humaira melewati orang-orang dan melewati banyak anak tangga.

Ada suara yang masih terdengar nyata di telinga Ratmi. Padahal, baginya, suara itu adalah kebohongan.

“Maaf, Bu. Anak Ibu sudah meninggal sebelum sampai di sini.”

Kaki Ratmi melemah. Namun keberanian di hatinya kian memuncak.

“Sekarang, kita akan pulang, Nak. Setelah ini, kita akan istirahat dengan tenang.”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Yang Dibunuh Dunia
Atsuka D
Flash
Nirleka
Yosephine Syah
Flash
PERJAMUAN PENAGIH HUTANG
Anjrah Lelono Broto
Skrip Film
Surat Cinta yang Terbaca
Imajinasiku
Skrip Film
Nada Citaku
Hesti Yuliantika
Flash
Terbaik Selamanya
Bima Kagumi
Flash
Bronze
Bola itu Bulat
Silvarani
Novel
si Tukang kayu & Tuan puteri
rubbi nurfathiyah arifin
Novel
Bronze
Dari Kisah Ke Kisah
Dian Kartika Hardiyanti
Novel
Pangeran Charming (Twinflame)
Princess Cindy
Novel
Bronze
Sang Buah Hati
Rina dwi apriliana
Flash
Bronze
Pusi, The Sadly Cat
Aizawa
Novel
Pabrik Bahagia
Ariyanto
Skrip Film
Kepingan Hati Milik Anggit (Script)
Yeni Shelpi Aliani
Skrip Film
Selembar Harapan
Windi Liesandrianni
Rekomendasi
Flash
Yang Dibunuh Dunia
Atsuka D
Skrip Film
T(EAR)IMISSU
Atsuka D
Novel
Aku Anak Ibuku Tapi Bohong
Atsuka D
Flash
Perempuan yang Dipeluk Cemburu
Atsuka D
Flash
Bacot!
Atsuka D
Novel
Bronze
Ugly But Lovable
Atsuka D
Novel
Bronze
Mbok Kirah
Atsuka D
Flash
Sebentar, Nak, Ada yang Belum Pulih
Atsuka D
Flash
Sepasang Sayap di Jendela (1)
Atsuka D
Flash
Sepasang Sayap di Jendela (2)
Atsuka D
Flash
Ketika Iblis Tak Lagi Bermata Satu
Atsuka D