Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Yang Dibunuh Dunia
10
Suka
27,359
Dibaca

“Ibu, mengapa kita tidak masuk ke sana?” tanya Humaira.

Ratmi tidak menanggapi. Tangisnya menahan suaranya. Ia menatap ke depan, ruangan dengan tulisan berwarna merah, IGD. Lalu ia mengangkasakan pandangan hingga ke ujung atap bangunan pencakar langit itu.

“Ibu bagaimana jika jantungku sakit lagi? Bagaimana jika aku kejang lagi?” tambah Humaira.

“Tidak, Nak. Humaira tidak akan merasakan sakit lagi. Kita tidak perlu lagi masuk ke ruangan itu. Humaira sendiri tadi melihat bagaimana kita tidak diterima di ruangan itu. Ibu tidak ingin melihat Humaira menangis seperti tadi. Setelah ini, kita tidak akan pernah merasakan sakit.”

Ratmi membelai rambut Humaira, anak semata wayang yang begitu ia sayangi. Humaira adalah dunianya, hidupnya, dan segala harapannya.

“Maafkan ibu. Kita tidak punya sesuatu yang mereka mau. Kita asing. Kita tersisih. Kita juga tidak bisa pulang.”

“Apa kita gelandangan, Bu? Orang-orang yang melihat kita, satpam yang tadi bertugas, juga mengatakan kita pengemis, gelandangan.” Suara Humaira kian melemah di telinga Ratmi.

“Tidak, Nak. Kita punya rumah. Kita tinggal di dunia. Humaira tahu, dunia adalah rumah Tuhan.”

Ratmi mencium kening Humaira. Dalam pandangan Ratmi, Humaira sedang tertawa riang. Ia menggendong Humaira melewati orang-orang dan melewati banyak anak tangga.

Ada suara yang masih terdengar nyata di telinga Ratmi. Padahal, baginya, suara itu adalah kebohongan.

“Maaf, Bu. Anak Ibu sudah meninggal sebelum sampai di sini.”

Kaki Ratmi melemah. Namun keberanian di hatinya kian memuncak.

“Sekarang, kita akan pulang, Nak. Setelah ini, kita akan istirahat dengan tenang.”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Under Sky
Skystar1120
Flash
Yang Dibunuh Dunia
Atsuka D
Cerpen
Bronze
Salad Buah
Arkina Melantri
Cerpen
Nada Terakhir Sebelum Subuh
Achmad Afifuddin
Novel
Gold
The Orange Girl
Mizan Publishing
Novel
Ra & Sa
Selly Melani Putri
Novel
I am July
Anakbarunulis
Novel
Bronze
"Tuhan, Aku Capek..."
Diaksa Adhistra
Novel
Harusnya Kita
Revia
Skrip Film
BEFORE HE LEFT (Sebelum Kepergiannya)
Je Yatmoko
Flash
Senandika: Di Antara Sunyi yang Menyebut Namamu
Ika nurpitasari
Cerpen
Siboi, Penjual Gorengan
Muhammad Ilfan Zulfani
Novel
Bronze
CINTA TAK SEMALANG ITU
Ranika Mayang Sari
Novel
You're Mine
Arinaa
Novel
Rumah Sang Bidadari
DMRamdhan
Rekomendasi
Flash
Yang Dibunuh Dunia
Atsuka D
Flash
Sepasang Sayap di Jendela (1)
Atsuka D
Flash
Perempuan yang Dipeluk Cemburu
Atsuka D
Novel
Bronze
Ugly But Lovable
Atsuka D
Novel
Bronze
Mbok Kirah
Atsuka D
Flash
Bacot!
Atsuka D
Skrip Film
T(EAR)IMISSU
Atsuka D
Flash
Sebentar, Nak, Ada yang Belum Pulih
Atsuka D
Flash
Sepasang Sayap di Jendela (2)
Atsuka D
Flash
Ketika Iblis Tak Lagi Bermata Satu
Atsuka D
Novel
Aku Anak Ibuku Tapi Bohong
Atsuka D