Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Yang Dibunuh Dunia
10
Suka
34,119
Dibaca

“Ibu, mengapa kita tidak masuk ke sana?” tanya Humaira.

Ratmi tidak menanggapi. Tangisnya menahan suaranya. Ia menatap ke depan, ruangan dengan tulisan berwarna merah, IGD. Lalu ia mengangkasakan pandangan hingga ke ujung atap bangunan pencakar langit itu.

“Ibu bagaimana jika jantungku sakit lagi? Bagaimana jika aku kejang lagi?” tambah Humaira.

“Tidak, Nak. Humaira tidak akan merasakan sakit lagi. Kita tidak perlu lagi masuk ke ruangan itu. Humaira sendiri tadi melihat bagaimana kita tidak diterima di ruangan itu. Ibu tidak ingin melihat Humaira menangis seperti tadi. Setelah ini, kita tidak akan pernah merasakan sakit.”

Ratmi membelai rambut Humaira, anak semata wayang yang begitu ia sayangi. Humaira adalah dunianya, hidupnya, dan segala harapannya.

“Maafkan ibu. Kita tidak punya sesuatu yang mereka mau. Kita asing. Kita tersisih. Kita juga tidak bisa pulang.”

“Apa kita gelandangan, Bu? Orang-orang yang melihat kita, satpam yang tadi bertugas, juga mengatakan kita pengemis, gelandangan.” Suara Humaira kian melemah di telinga Ratmi.

“Tidak, Nak. Kita punya rumah. Kita tinggal di dunia. Humaira tahu, dunia adalah rumah Tuhan.”

Ratmi mencium kening Humaira. Dalam pandangan Ratmi, Humaira sedang tertawa riang. Ia menggendong Humaira melewati orang-orang dan melewati banyak anak tangga.

Ada suara yang masih terdengar nyata di telinga Ratmi. Padahal, baginya, suara itu adalah kebohongan.

“Maaf, Bu. Anak Ibu sudah meninggal sebelum sampai di sini.”

Kaki Ratmi melemah. Namun keberanian di hatinya kian memuncak.

“Sekarang, kita akan pulang, Nak. Setelah ini, kita akan istirahat dengan tenang.”

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
DEADLINE
Mahfrizha Kifani
Flash
Yang Dibunuh Dunia
Atsuka D
Flash
Bronze
KUKEMBALIKAN SAYAP INDAHMU
Bie Farida
Novel
Bronze
Lupa pulang
naila holisoh putri nurj
Novel
Bronze
Sesuci Bella Seteguh Azis (Buku Pertama)
Imajinasiku
Novel
Dear Oma
Lyra
Skrip Film
Rancu (screenplay)
Aldi Cendikia Nugroho
Skrip Film
Hari Ini, Hari Ulang Tahunku
Martha Z. ElKutuby
Skrip Film
Elegi Memori Klasik
Tira Riani
Flash
Bronze
Kakekku Playboy Jadul
Abdi Husairi Nasution
Cerpen
Bronze
Rakyat Dibunuh Polisi
Renaldy wiratama
Novel
Bronze
KEDUA KALI
Novya
Novel
Bronze
Tangguh Perkasa
Rival Ardiles
Novel
Bronze
Seribu Surga Untuk Ibu
Esteh.maniez
Novel
Bronze
Tuan September
DameNingen
Rekomendasi
Flash
Yang Dibunuh Dunia
Atsuka D
Skrip Film
T(EAR)IMISSU
Atsuka D
Flash
Bacot!
Atsuka D
Novel
Bronze
Ugly But Lovable
Atsuka D
Flash
Sebentar, Nak, Ada yang Belum Pulih
Atsuka D
Novel
Bronze
Mbok Kirah
Atsuka D
Novel
Aku Anak Ibuku Tapi Bohong
Atsuka D
Flash
Perempuan yang Dipeluk Cemburu
Atsuka D
Flash
Sepasang Sayap di Jendela (1)
Atsuka D
Flash
Ketika Iblis Tak Lagi Bermata Satu
Atsuka D
Flash
Sepasang Sayap di Jendela (2)
Atsuka D