Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Perempuan yang Dipeluk Cemburu
7
Suka
26,673
Dibaca

Bagi Sadron, tidak ada yang lebih indah daripada suara burung Murai Batu miliknya. Mendengar kicauan burung Murai Batu itu menjadi ritual wajib bagi Sadron di pagi hari, selain kopi hitam pekat, tentunya.

“Masih ada saja burung-burung itu?” tanya Sapri yang kebetulan lewat di depan rumah Sadron.

“Kau tidak dengar suaranya? Semerdu ini.”

“Oh ya, merdu kaya suara Suaeb.” Sapri tertawa mengejek. “Kudengar kemarin tiga burung itu ditawar orang 50 juta? Tidak dilepas saja? Lumayan buat modal nikah sama Suaeb.”

“Hust, ngawur. Nanti kedengeran istriku. Sana pergi!” perintah Sadron.

Sapri hanya tertawa. Namun dia segera pergi setelah melihat kedatangan Surti membawakan segelas kopi.

“Apa kata Sapri tadi? Siapa yang mau nikah sama Suaeb? Bapak mau nikahin Suaeb?” buru Surti.

Sadron menoleh ke arah Surti. Lalu dia menjawab dengan entengnya, “iya. Bagaimana lagi. Bapak kasihan, Bu. Suaeb itu janda. Tidak ada lagi yang mengurus. Itung-itung bapak membantunya.”

“Bantu? Aku nggak salah denger, Pak? Bapak mau nikahin janda, penjual jamu itu karena pengen bantu? Asal Bapak sadar saja ya. Yang kerja di rumah ini, aku. Aku yang kerja malam-malam demi menghidupi keluarga ini. Bapak cuma bisa ngurus tiga burung sialan, sama burungmu itu. Minum kopi aja, aku yang beli, Pak!”

“Bu, bapak sudah janji sama Suaeb buat nikahin dia! Ini juga demi kebaikan Ibu. Apapun kata Ibu, bapak tetap nikahin Suaeb, dengan atau tanpa persetujuan Ibu!”

Keputusan itu sudah bulat. Surti tidak lagi bisa berbuat apa-apa. Dia rela kehilangan sesuatu. Namun, dia tetap puas karena di tempat kerja, dia bisa mendapatkan banyak penggantinya, tanpa syarat.

Keesokan hari, di depan rumah Sadron tidak lagi ada ritual kicauan burung. Pagi itu dimulai dengan suara teriakan Sapri saat mendapati empat kepala burung terpenggal kepalanya. Terkapar tak berdaya.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (9)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Di pagi hari cerita kita dimulai
Devalaska
Flash
Perempuan yang Dipeluk Cemburu
Atsuka D
Flash
Bronze
SURAT CINTA, 2017
Embun Pagi Hari
Cerpen
Beginilah, Tak Ada yang Perlu Dirisaukan
Zaki S. Piere
Novel
TEGAR
Blogky
Novel
Bronze
BINGKISAN DI BAWAH MEJA
Efi supiyah
Flash
Stay Healed, Tetap Semangat Apapun Yang Terjadi
winda aprillia
Cerpen
Bronze
Angka Dalam Duka
Feilia Song
Cerpen
Kebahagiaan untuk Ninik
Kiara Hanifa Anindya
Novel
Kehancuran
Franches Cila
Cerpen
Bronze
Batik Madrim yang Terkopek
Drs. Eriyadi Budiman (sesuai KTP)
Novel
Onyx Eye
Chrystal Calista
Novel
Arwah Cinta Van der Ham
Ikhwanus Sobirin
Flash
Menerka Rindu
Fatma Fitriani
Cerpen
Bronze
Memahat Jalan
Ron Nee Soo
Rekomendasi
Flash
Perempuan yang Dipeluk Cemburu
Atsuka D
Flash
Sepasang Sayap di Jendela (2)
Atsuka D
Novel
Bronze
Ugly But Lovable
Atsuka D
Flash
Bacot!
Atsuka D
Novel
Bronze
Mbok Kirah
Atsuka D
Flash
Yang Dibunuh Dunia
Atsuka D
Flash
Sepasang Sayap di Jendela (1)
Atsuka D
Flash
Sebentar, Nak, Ada yang Belum Pulih
Atsuka D
Skrip Film
T(EAR)IMISSU
Atsuka D
Flash
Ketika Iblis Tak Lagi Bermata Satu
Atsuka D
Novel
Aku Anak Ibuku Tapi Bohong
Atsuka D