Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
Buku Hitam
5
Suka
16,755
Dibaca

Asap kelabu yang pekat menyelimuti Kota Carmen. Rasmond, laki-laki bermantel cokelat, menyusuri tiap ruangan. Seperti biasa, dia menyapu halaman sekitar taman publik.

Kala mengumpulkan dedaunan, Rasmond melihat buku berwarna hitam berada di bangku taman.

"Permisi, Tuan. Apa ini punya Anda?"

Tuan Dann menggelengkan kepala.

Rasmond mencari pemilik asli buku tersebut. Hasilnya nihil.

Dia memutuskan untuk membawa buku tanpa judul ini. Sembari dalam perjalanan ke rumah, Rasmond membolak-balikkan lembaran berisi tulisan acak. Organisasi terlarang, konspirasi, kasus yang tak terpecahkan, sampai runtuhnya dunia di masa depan dikemas dalam satu buku.

Keesokan harinya, Rasmond meletakkan buka ke tempat semula. Setelah bekerja setengah hari, dia mendatangi bangku taman. Bukunya hilang.

"Mungkin dia lupa," gumamnya.

Sepulang dari taman, Rasmond menyiapkan roti dan beer. Diteguknya sebotol minuman kesukaannya. Setelah itu, dia pergi ke kamar.

Tiba-tiba, dia tersandung. Ketika kepalanya menghadap ke arah meja, ada barang yang "tertinggal" di bawah. Rasmond mengambil...dan bingung. Bukannya ini buku yang sudah dikembalikan? Rasmond melempar buku ke tempat sampah.

Dari tenggelamnya bulan, terbit lah matahari. Rasmond menjalani rutinitasnya. Taman lebih sepi dari hari-hari biasa. Rasmond berjalan sejenak untuk mengusir rasa bosan.

"Permisi, Pak," ujar seseorang dari belakang. Beliau adalah Ketua Polisi, Tuan Nadd.

Rasmond membalikkan badan. "Iya? Ada apa?"

"Ini bukunya ketinggalan di bangku."

"Tuan Nadd, barang ini bukan punya saya."

"Tapi-"

"Begini, Pak. Saya sudah bertemu dengan buku hitam sejak kemarin lusa. Awal ketemu di situ. Waktu saya di rumah, buku itu ada. Menurut Bapak, apa ada kekuatan sampai dia 'ikut' saya?"

Tuan Nadd terdiam.

Laki-laki berusia setengah abad itu menyerahkan buku kepada Rasmond dan meninggalkannya dalam kebingungan. Dan untuk sekian kali, Rasmond memegang buku itu.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Misteri
Flash
Buku Hitam
Galdev
Cerpen
Bronze
Pak Tua Eckert karya Ambrose Bierce penerjemah: ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Skrip Film
Plastic Killer
Rima Rahmawati
Flash
Lintas
Seto Yuma
Cerpen
Cerita di Langit Kata
nazwa azza
Flash
Bronze
MISTERI HILANGNYA dr. YUNIAR
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Novel
Aoi Kayama Newspaper
Kholifa Tahta Dharmawan
Flash
Kursi Nomor 7
Hans Wysiwyg
Skrip Film
Does Netflix party require everyone to have Netflix?
watch party
Cerpen
Bronze
ALBEERCHT VAN WALLESTEIN
Ranang Aji SP
Novel
Memories of Pulau seribu masjid
Dintanthowi MRS
Novel
Sentinel of Truth
Maquia
Cerpen
Bronze
Tragedi Lembah Raranggi
andri hasanuddin
Flash
Dompet Kulit
Suci Asdhan
Novel
Opera Terakhir Melvina
Tristan Permana Kartadisastra
Rekomendasi
Flash
Buku Hitam
Galdev
Flash
Panggilan
Galdev
Komik
Florilegium
Galdev
Flash
Jam
Galdev
Flash
Ulang Tahun
Galdev