Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Misteri
Endemi dari Peri
8
Suka
16,048
Dibaca

APA lagi yang bisa diharapkan dari kelenjar perut rusa jantan yang cacat? Tentu saja kegagalan! Ledakan barusan menghancurkan tabung-tabung dan cairan mahal, mengakibatkan ribuan dolar yang terkumpul selama ini jadi sia-sia saja. Itu semua gara-gara peri sialan bernama Yzark. Dasar makhluk cilik yang picik!

Merangi berang. Dia rela pergi ke pelosok hutan mencari rusa guna melengkapi ramuan parfum dari Yzark. Tapi tokonya malah hangus!

"Kau pasti salah racik ramuannya," kilah Yzark. "Huckleberries jadi blueberries. Ekor ketungging! Bukan ekor kelabang! Kau tidak bisa membedakan, ya? Mana seperempat gigi bayinya? Kau ganti merica jadi mesiu, makanya tokomu meledak!" lengking Yzark.

"Kau kan peri! Kenapa tidak kau sulap saja bahan-bahannya, hah?" sembur Merangi.

"Sekresi rusanya benar tidak? Kau cari di mana sih rusanya?"

"Memang ada rusa kesturi jalan-jalan di trotoar? Kalau ada, sudah kutembak pakai senapan, Peri Bodoh!"

Pertengkaran berlanjut. Merangi harus menahan kesal demi meraup untung. Makhluk gaib yang dia temukan tanpa sengaja adalah kunci keberhasilan yang tidak boleh dilepaskan.

Keduanya sepakat bernegosiasi malam itu. Yzark meresepkan parfum dilengkapi mantra pelaris, sementara Merangi mencari tempat tinggal bangsa peri yang bersembunyi di sekitar New York. Faktanya, Merangi tak pernah mencari kawanan peri. Merangi pikir kepergian Yzark akan membuat tokonya kehilangan pelanggan. Lagi pula, dia hanya membual saja sewaktu menyanggupi persyaratan Yzark.

"Dasar goblok! Semua rusa akan mati besok! Manusia akan bersin setiap kali menyemprot parfum yang sudah kurapalkan mantra! Pergi saja aku!" Yzark pamit sambil menggerutu.

Terjadilah sesuai perkataan Yzark. Mereka yang membeli parfumnya mengeluhkan gejala pilek yang ingusnya berbau musk. Wangi, tapi menyusahkan. Makin lama makin banyak Merangi menerima komplain.

Flu itu menular. Bahkan orang-orang yang tidak membeli parfumnya pun terkena gejala yang sama. Wabah menjalar ke seluruh wilayah. Merangi bersin hebat. Terkejutlah ia kalau bersinnya bau musk.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Flash
Endemi dari Peri
MosaicRile
Cerpen
Bronze
Saksofonis Buruh Tani
Silvarani
Cerpen
Zoon Politicon
Teguh Santoso
Cerpen
Samsara Paradox
N.P. Ramadhan
Flash
RUN!
Alviona Himayatunisa
Cerpen
Dream Incantation
Resti
Cerpen
Bronze
Rawa Bakau dan Misteri Pemburu Biawak
Habel Rajavani
Cerpen
Undressed
Ida Ayu Saraswati
Flash
Bronze
Chapter 13
Onet Adithia Rizlan
Cerpen
Bronze
Nakula dan Persembunyiannya.
deeptionary
Cerpen
Bronze
MARWAH MENARI DI ATAS BUNGA-BUNGA
Drs. Eriyadi Budiman (sesuai KTP)
Novel
DEATH BOX - THE SERIES
GAZALI
Flash
The Room 13
Ariq Ramadhan Nugraha
Flash
Sang Rembulan
Dhea FB
Cerpen
Bronze
Ketukan Ganda
Novita Ledo
Rekomendasi
Flash
Endemi dari Peri
MosaicRile
Flash
Sepuluh Tim Gegana
MosaicRile
Flash
The Day We Die
MosaicRile
Novel
Shelter
MosaicRile