Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Horor
Hadiah
7
Suka
16,584
Dibaca

Ini adalah hari yang sangat cerah. Seperti biasa burung bernyanyi. Ku buka catatan yang sering kubawa kemanapun. Hanya ada kumpulan nama – nama berderet. Namun hanya ada sebuah nama yang tertulis di kolom hari ini. Hari ini adalah jadwalku untuk memberikan hadiah kepadanya.

Kini aku menemukan dia yang namanya tertulis di catatanku. Kulihat dia sedang bersama anaknya di atas sepeda motor menuju sekolah. Anak satu – satunya yang ia miliki. Istrinya telah meninggal tahun lalu karena dibunuh. Cukup tragis memang. Kini hanya anak tersebut yang ia miliki. Keceriaan tampak di wajah kedua manusia itu selama perjalanan.

Sampailah kedua manusia itu di sekolah. Pria itu menghentikan sepeda motornya di tepi jalan. Anak pun turun dari sepeda motor. Pria itu berpamitan pada anaknya untuk hendak berangkat kerja. Tak lupa ia memberikan uang saku seperti biasanya, yang jumlahnya tidak seberapa. Anak itupun segera menerima uang tersebut dan berlari ke depan gerbang sekolah sambil menggenggam uang yang diberikan ayahnya. Pria itu masih menyaksikan keceriaan anaknya.

Tepat di depan gerbang sekolah, anak itu menoleh ke belakang untuk melihat ayahnya. Anak itu melihat sesuatu yang aneh di wajah ayahnya. Ia terus memperhatikan wajah ayahnya yang membuat anak itu merasakan kesedihan yang entah darimana datangnya. Sepertinya anak itu bisa melihatku.

Tidak jauh dari situ, sebuah truk melaju cukup kencang. Sepertinya supir truk tersebut sedang mengantuk. Terdengar teriakan orang – orang sekitar memperingatkan pria itu untuk menghindar. Tentu saja dia tidak akan bisa mendengar teriakan mereka, karena aku saat ini berdiri di sampingnya. Dengan cepat truk melindas pria itu hingga tubuhnya hancur berantakan. Ia mati seketika di depan mata anaknya.

Pria itu telah mendapatkan hadiah dariku. Sebuah kematian yang tragis bagi manusia yang berdosa. Ku lihat malaikat turun dari langit dan menghampiri arwah pria itu. Kurasa tugasku sudah selesai hari ini. Ku lihat anak itu syok melihat kejadian barusan. Bagaimana nasib anak itu selanjutnya bukanlah urusanku. Lagipula, kurasa anak itu akan setuju denganku bila ia tahu bahwa ayahnya lah yang membunuh ibunya. 

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (3)
Rekomendasi dari Horor
Flash
Kamu Jangan Menangis
Sugiadi Azhar
Flash
Hadiah
Dark Specialist
Novel
Bronze
Juwita
Ersi Safitri
Komik
Bronze
REBORN
Aitzuga
Cerpen
Bronze
Demit Berambut Api
Sulistiyo Suparno
Flash
Anak Kecil dibalik lemari
anaibeterbangan
Cerpen
Bronze
PENUNGGU RUMAH TUA
Lestari Zulkarnain
Cerpen
Bronze
Suara Penyiar Radio
Christian Shonda Benyamin
Novel
TEMANI AKU
Brigita Yurictia Lela
Flash
Bronze
Mantra Pelakor
Risti Windri Pabendan
Cerpen
Bronze
Gasing Tengkorak
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Cerpen
Wanita Berkebaya
Iena_Mansur
Flash
TETANGGA BARU
ni ketut yuni suastini
Flash
Bayang-Bayang di Plainfield
Haris Hidayat
Skrip Film
Thalatha
Devichy
Rekomendasi
Flash
Hadiah
Dark Specialist
Novel
Dagaz
Dark Specialist
Flash
Hari Ibu
Dark Specialist
Novel
Bronze
Herrscher: deus experimentum
Dark Specialist
Flash
Ramalan
Dark Specialist
Novel
Herrscher: universum conspiratio
Dark Specialist
Flash
Terrorist
Dark Specialist
Flash
Gagal
Dark Specialist
Flash
Giliran
Dark Specialist
Flash
Doa
Dark Specialist
Flash
Eksistensi
Dark Specialist
Novel
Herrscher
Dark Specialist
Flash
Kaya
Dark Specialist
Flash
Panen
Dark Specialist
Flash
Liburan
Dark Specialist