Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Komedi
Wesheweshewes
9
Suka
13,969
Dibaca

Ruang kelas yang ditempati oleh guru bahasa Inggris dan 30 murid itu mulai panas hanya karena sang guru sedang memilih dua murid membacakan teks bahasa Inggris.

"Dungakno, aku ga diceluk yo Fal."

Ucap salah satu murid bernama Dera kepada temannya Faldo.

"Lah opo o?" Tanyanya bingung.

"Yo biasa, terlalu indah engkok lek misale aku seng moco teks e. Dowo banget iki, ga sanggup aku," ujarnya sambil ketawa.

"Oalah, iku ta alasane. Oke wes siap," jawab Faldo mengacungkan jempol.

"Ekhm.." Dari arah kejauhan, sang guru melihat ke arah Faldo dan Dera.

"Dera, coba kamu ya," Pak Farid menunjuk murid itu dengan penggaris di tangannya.

"Wadoh Gusti," ucapnya menepuk dahinya.

Dera berkeringat dingin. Baris pertama yang dilihatnya seakan membuatnya kehabisan nafas.

"Pak, boleh minta keringanan ngga Pak?"

"Ada apa Dera?"

"Ini, Pak. Teknya panjang banget Pak, boleh baca setengah aja nggak Pak?" Tanyanya dengan wajah keringetan. Anak-anak lain mulai tertawa kecil.

"Lah, saya malah minta kamu buat baca judulnya aja kok. Coba baca judulnya," kata Pak Farid

Anak-anak lain tambah tertawa mendengar pernyataan pak Farid.

"Alhamdulillah Gusti," Dera menghela nafas dan mulai membaca.

"Byuh, Iki judul kok dowo men koyok sepur? Batinnya. Ia kesulitan membaca judul "Antidisestablishmentarianism".

"Anti.. antiseptik," katanya. Murid lain serta Pak Farid tertawa. Dera tersenyum, tersipu malu.

"Anti.. antidi.. antibodi, antiseptik, antibiotik, antivirus, eh, salah maneh se," katanya membuat yang lain malah tertawa.

"Anti.. antidises.. disestablish... blush.. blehs..blasteran, blasto wafer, blas. Ngga ngerti blas, alah emboh. Ancen ga due bakat dadi wong londo," katanya frsutasi sambil menggaruk kepalanya.

Murid serta guru yang lain pun tertawa. Pak Farid yang mendengarnya tertawa. Lantas ia menyuruh Faldo membacakannya.

"Ayo nak Faldo, coba kamu baca judulnya."

Faldo mulai membaca judul dari teks itu.

"Antidisestablishmentarianism," ucapnya dengan tegas.

Anak-anak lain pun bertepuk tangan sambil menyoraki Faldo diikuti Dera.

"Ayo Dera coba, kamu tirukan nak Faldo."

"Antidisestablishmentarianism," kata Faldo sekali lagi.

"Wesheweshewesheweshewes," kata Dera mantap.

Semua murid tertawa diiringi Pak Farid. Suasana yang tadinya panas itu mulai kembali dingin akibat tawa canda dari Dera.

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (7)
Rekomendasi dari Komedi
Flash
Wesheweshewes
Rainzanov
Flash
Bronze
Demi Pohon Lemon
Rere Valencia
Flash
Rezeki Mandra Dipatok Saep
Hans Wysiwyg
Flash
Kucing Rese!
Tri Wulandari
Cerpen
Bronze
Kopi 4
syaifulloh
Flash
Dodo
Seirene🍀
Cerpen
Bronze
Penebusan dosa sang naga
Laura Lauren
Cerpen
Akew yang Tersakiti
E. N. Mahera
Komik
KAOS HITAM
moris avisena
Flash
Penulis Paling Berbakat di Dunia
Rafael Yanuar
Flash
Di Kolong Ranjang
Sugiadi Azhar
Flash
Aku Ini Presiden
BANYUBIRU
Cerpen
Bronze
Mata Belo Menyergap di Lampu Merah
Saifoel Hakim
Flash
Bronze
Tak Bisa Memilih
Rere Valencia
Flash
Ada Pacar Anjay
Dhimas Ardhio
Rekomendasi
Flash
Wesheweshewes
Rainzanov
Flash
Anak Panah Ke Sebelas
Rainzanov
Skrip Film
Two S and The Balcony
Rainzanov
Novel
Rajutan Kisah Para Perantau
Rainzanov
Cerpen
Bronze
Di Mana Radar Keberanianku?
Rainzanov
Skrip Film
LITERATUR BERNYAWA ( SCRIPT FILM )
Rainzanov
Novel
Bronze
Literatur Bernyawa
Rainzanov
Novel
Bronze
Merenda Cinta Di Atas Duka
Rainzanov
Novel
SyaFrei
Rainzanov
Skrip Film
Semoga Sampai
Rainzanov
Novel
Manusia-Manusia Naif Penantang Mara Bahaya (Inspired by True Stories)
Rainzanov
Skrip Film
SEMAPENG (SKRIP)
Rainzanov
Novel
Bronze
Caraka Adyuta (Sang Pengembara yang Menyinari)
Rainzanov
Flash
Radar Seorang Manusia yang Tak Berujung Pulih
Rainzanov
Flash
Kutuk Marani Sunduk
Rainzanov