Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Drama
Perbaikan
46
Suka
40,049
Dibaca

Dengan dada bergemuruh aku perbaiki saluran air dari bak tempat cuci piring. Airnya pampat, mungkin terhalang timbunan lemak dan sisa makanan bekas cucian piring. Sedikit sodokan tongkat besi dari arah luar cukup mengurai timbunan itu. Saluran pun lancar kembali. Aku beranjak ke target perbaikan selanjutnya.

"Kamu istirahat dulu, Rim," ibuku berujar sambil menggoreng telur ceplok kesukaanku.

"Istirahat, istirahat! Ini kerjaan masih banyak, malah disuruh istirahat!" Tak sengaja aku setengah membentak ibuku. "Aku lagi sibuk aja disuruh buru-buru ke sini. Benerin ini, benerin itu. Sekarang lagi ngebenerin malah disuruh istirahat!" Aku sembunyikan tangis tapi tak yakin ibuku tak mendengar isak di sela-sela ucapanku.

"Kemarin kenapa sih, gak nyuruh Mas Arman aja, Bu? Atau siapa aja, aku bayar biayanya. Kenapa harus nunggu aku? Aku kan jauh, Bu, susah mau ke sini."

"Bapakmu yang minta, Rim. Suruh si Karim ke sini, benerin saluran, keran, sama pintu kamar mandi," Ibu menirukan titah Bapak minggu lalu. Aku tahu, tidak menyebut kacamata adalah suatu kesengajaan. "Kamu tau sendiri, sebenarnya itu tanda Bapakmu mau minta maaf. Mau perbaiki hubungan kalian."

Ternyata tak sampai seharian semua pekerjaan telah selesai. Siang itu aku sudah terduduk di teras mengisap rokok, memegangi kacamata Bapak yang paling dulu selesai kuperbaiki sejak datang ke rumah ini.

Ibu datang membawa secangkir kopi. Aku sembunyikan kacamata itu ke kantong baju.

"Kenapa kemarin malah gak nunggu aku, Bu?" Bobol sudah, tangisku pecah.

"Itu juga bapakmu yang minta. Nggak usah ditunggu lagi, langsung aja katanya. Tadi belum sempat ke Bapakmu, kan? Beres ngopi ajak Arman nganter kamu ke makam Bapak."

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (16)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Perbaikan
Deden Darmawan
Novel
Bronze
Naif, Bahagia Atau Luka
Aylani Firdaus
Novel
Dua Puluh Mosaik Plus Satu
Dewanto Amin Sadono
Flash
Bronze
Janji Seorang Badut
Sulistiyo Suparno
Flash
Ayah
Savana Radiani
Flash
Bronze
Ada hati yang harus dia jaga
Okhie vellino erianto
Cerpen
seamin tak seiman
Dwi Ramadhani
Cerpen
Bronze
Putri Beras Cokelat
Silvarani
Novel
DI BALIK LAMPU IBUKOTA
Arata Kaivan
Komik
Hot Daddy VS Cute Baby
deetata
Cerpen
Bronze
Pembunuhan yang Sempurna
Sulistiyo Suparno
Novel
Bronze
Ilusi Belaka
AyundaFransisOctavia
Novel
Bronze
Cinta di Balik Pesantren (Buku Kedua)
Imajinasiku
Flash
Sekali Saja Aku Mencintaimu
Sulistiyo Suparno
Flash
Bronze
Lemon Tea
lidia afrianti
Rekomendasi
Flash
Perbaikan
Deden Darmawan
Flash
Cabai
Deden Darmawan
Flash
Kue Ulang Tahun Istriku
Deden Darmawan
Flash
Pilih Baju Lagi
Deden Darmawan
Flash
Rapat Dekom
Deden Darmawan
Flash
Baju Pantas
Deden Darmawan
Flash
Jangan Korupsi, Nak!
Deden Darmawan
Novel
Sejati
Deden Darmawan
Flash
SSB
Deden Darmawan
Flash
Petuah Ayah
Deden Darmawan