Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Flash
Aksi
Kicau
20
Suka
18,139
Dibaca

"Kwok kwoook kwooook kwooook Kwooaaaak"

Broto sangat gembira melihat Rahayu di dalam sangkar besi.

Walau tampak menggerutu tapi Rahayu tetap terlihat sexy.

Lekuk tubuhnya, warnanya, binar matanya. Ah indah sekali. Cantik.

Broto mencoba mengajak Rahayu bicara. Tapi Rahayu tetap diam, tidak sedikitpun menghiraukan Broto. Broto mulai geram, dia goncang-goncang sangkar itu. Semakin kuat, semakin brutal.

Rahayu melompat-lompat ketakutan. Berteriak-teriak kencang.

Broto nampak senang mendengar teriakan-teriakan Rahayu.

Ibu Broto yang mendengar keributan itu segera menghampiri mereka.

"Nak, hentikan! Kasihan Rahayu"

Mendengar perintah Ibunya, Broto segera berhenti mengguncang sangkar itu.

"Dia gak mau ngomong sih Bu. Broto kan pengen denger suaranya Bu"

"Mungkin dia lapar Nak, ambilkan makanannya"

Ah benar juga, pagi ini Rahayu belum makan, mungkin itu yang membuatnya ngambek tak mau bicara pada Broto.

Broto mengambil makanan untuk Rahayu, bolak balik berkali kali dia mencicil sedikit demi sedikit makanan Rahayu. Sampai semuanya siap untuk sarapan pagi ini.

Broto memperhatikan Rahayu yang sedang makan dengan lahap.

"Kenapa dia harus pakai tangan?" Pikir Broto, tapi kemudian Broto tidak menghiraukan hal itu. Dia terpesona pada kecantikan Rahayu.

Ibu Broto kembali menghampiri Broto. Dia melihat anaknya sangat senang memperhatikan Rahayu. Broto terlihat sangat bahagia.

"Nak, persediaan makanan kita hampir habis. Ibu pergi dulu untuk cari makan ya"

Ibu Broto melompat lalu mengepakkan sayapnya, terbang jauh menembus awan. Dia harus mencari makan untuk anak-anaknya hari ini. Juga sebanyak mungkin buah-buahan, untuk Rahayu.

Sembari makan, Rahayu mulai bicara.

"Kamu tadi ngomongin apa sih sama Ibumu?"

Broto tersenyum melihat Rahayu mulai bicara. Suaranya indah sekali.

Broto pun membalas suara Rahayu.

"Kwok kwoook kwooook kwooook Kwooaaaak"

Itu yang Rahayu dengar.

Di tempat lain, Ibu Broto sedang mengumpulkan banyak sekali buah dan sayuran.

"Semoga Rahayu akan terbiasa memakan makanan segar tanpa dimasak" Harap Ibu Broto

Raut wajah Rahayu berubah sendu, Ia teringat sesuatu. Lalu Rahayu berteriak kencang.

"MANA AYAHMU!!! DIA MEMBUNUH SEMUA KELUARGAKU!!!"

Broto semakin senang melihat Rahayu bersuara kencang dan melompat lompat.

"Pasti dia lagi seneng banget" Pikir Broto

Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (10)
Rekomendasi dari Aksi
Flash
Kicau
Seto Yuma
Flash
Berusaha untuk Tidak Mati
Nurulina Hakim
Skrip Film
Hepta-Hepti Merantau Sebelum Dilayarkan
Halvika Padma
Novel
CHAINS : Beyond The Mist of Shattered Illusion
Lyneetra
Novel
Bronze
Adiwira: Invasi dari Bintang Viperos
Jun Prakoso
Flash
Dinda Mimpi
Aneidda
Flash
Bronze
Jatuh
Y. N. Wiranda
Flash
Bronze
Republik Netizen
Silvarani
Cerpen
Bidak Catur
Aralya Seraquin
Novel
Patih Nyasar!
Syarif Hidayatullah
Novel
MUDRA
Mega Yohana
Cerpen
Bronze
Odyssey: Melintasi Dimensi Waktu
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Bagaimana Makelar Suara Pilkada Bekerja
Habel Rajavani
Novel
Bronze
HITAM - PUTIH
hendri putra
Flash
Hate to Love
Elvira R
Rekomendasi
Flash
Kicau
Seto Yuma
Novel
MUSKIL
Seto Yuma
Flash
ELUSIF Chapter 0,2
Seto Yuma
Novel
RANDURIANA
Seto Yuma
Flash
Dinding Biru
Seto Yuma
Skrip Film
MUSKIL (Script)
Seto Yuma
Flash
Lintas
Seto Yuma
Skrip Film
EXRIVER
Seto Yuma
Flash
Binar
Seto Yuma
Flash
Aku Setelah Kamu Pergi
Seto Yuma
Novel
Sejak 1965
Seto Yuma